Aneh, Ada Narkoba Di Kargo Lion Air

Aneh, Ada Narkoba Di Kargo Lion Air

228
0
BERBAGI
.

 

Ternate (M.Sindoraya) –  Sebanyak satu paket narkoba jenis sabu dengan berat 46.36 gram yang rencananya akan di edarkan di Ternate akhirnya digagalkan oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Ternate. Paketan ini kalu di uangkan diperkirahkan berkisar senilai Rp 185, hal ini dikatakan Kasat Res Narkoba Polres Ternate Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zainal ASL kepada wartawan di ruang kerjanya  Jumat (13/1)

Kejadian berawal saat petugas bandara melakukan pembongkaran barang- dan muatan penumpang  Lion Air Kamis (12/1), menemukan ada paket mencurigakan yang dikemas dalam bentuk  satu box katron dengan ukuran 30×20 cm mengeluarkan bau busuk. Dari hasil kecurigaan tersebut pihak bandara langsung menguhubungi petugas kargo Lion Air dan di sampaikan kepada pihak kepolisian.

Lanjut kasat paket narkoba jenis sabu yang digagalkan pihak kepolisian setalah ada laporan dari petugas bandara.” ada paket kiriman sangat mencurigakan, paket itu berupa satu boks kardus berukuran sekitar 30×20 cm mengeluarkan bau busuk.”   Petugas kargo Lion Air sangat mencurigakan, sehingga mereka langsung menghibungi polisi sekitar pukul 14.00 wit, Polisi dari Satnarkoba Polres langsung bergerak cepat ke TKP untuk pengecekan baket kiriman tersebut.

Petugas Polisi kemudian membongkar paket kiriman itu ternyata benar,  paket itu isinya Narkoba jenis sabu masih dalam gumpalan yang dibungkus tisu dan alumnimfoil, dalam paket kiriman itu terdapat pakaian sarung, celana pendek yang sudah tidak layak di pakai untuk mengkelabui petugas,  paket itu terdapat batu bata, serta gesek kali dengan modus untuk memberatkan paket kiriman tersebut.

Anggota Satnarkoba langsung melakukan pengembangan berdasarkan alamat paket kiriman yang beralamat di depan koramil Kota Ternate dengan nama penerimah ibu Indah diseratai nomor telpon atas  nama pengirim dari Makasar/Sul-Sel atas nama pengirim ibu Lina.”Anggota Satnarkoba langsung  menuju alamat yang tertera di box karton akan tetapi hanya modus, nomor heandphone yang di tulisakan di paket kirim juga sempat aktif  akan tetapi berselang beberapa meniat nomor tersebut tidak aktif.

Zainal mengaku narkoba jenis sabu yang digagalkan ini merupakan narkoba terbesar di Malut dibandingkan dengan kasus narkoba sebelumnya.  Anggota Satnarkoba terus melakukan pengembangan pasca di temukan sampai tadi malam (kemarin malam) dengan mendatangi kargo lion air Kalumpang.”Satu hari sebelumnya paket itu tiba ada seorang pria dengan ciri-ciri badan tinggi menanyakan nomor paket itu, namun sayang CCTV di karga lion air tidak berfungsi lagi,”ujarnya.

Pengembangan terus dilakukan sampai hari ini (kemarin) namun petugas Satnarkoba ba Polres kewalahan setelah ada pemberitaan di media cetak terkait temuan paket sabu itu.”Kami dari petugas kepolisian sangat sesalkan dengan sikap salah satu media di Malut terbilang sudah bagus, namun memberitakan lebih dulu tanda konfirmasi, sehingga anggota langsung kesulitan dalam pengembangan,”ujarnya.

Menurutnya sebelumnya telah menyampaikan pada media melalui wartawan agar jangan lebih dulu mempublikasikan, karena baru barang yang ditemukan sementara siapa pemilik (pelaku) masih dalam pengembangan.”Atas pemberitaan tersebut akses petugas kami semakin tertutup untuk mengungkap siapa pelaku yang memliki barang haram tersebut, cara seperti sama saja media tidak mendukung dalam pemberantasan narkoba,”ungkapnya.

Katan dia, dengan cara apapun kasus ini harus diselesaikan sebab barang bukti yang amankan cukup besar. “Ciri-ciri kami sudah kantongi, dengan menggunakan IT, pelaku bersembunyi dimana pun akan  di temukan. Sampai saat ini sudah diperiksa satu saksi dari petugas Kargo Lion Air, bahkan Koramil Kota Ternate telah mengklarifikasi lantaran mecatut alamat.” Setelah dikorcek dari anggota kami, maupun dari Koramil sendiri nama penerima berdasarkan alamat paket itu tidak “ungkapnya,

Barang haram yang ditemukan itu sangat berkaitan dengan para tersangka sebelumnya.”Kami sudah kantongi ciri-ciri dan ini berkaitan dengan barang yang ditemukan sebelumya, ini masih bersifat dugaan.

.Dandim 1501 Ternate Letkol Inf Subarda Triwahyudi pada media Sindoraya mengatakan pekat narkona jenis sabu yang dialamatkan depan Koramil Kota Ternate itu merupakan modus yang dilakukan oknum tertentu.  Setelah dikorceks tidak ada nama ibu Indah.”Istri Koramil kota Ternate bukan nama indah, dan anak juga tidak ada nama Indah untuk itu ini hanya pencatutan alamat yang dilakukan oknum (pemilik barang),”ujarnya.

Subarda mengaku pihaknya telah melaporkan juga pada BNNP Malut untuk menelusuri siapa pemilik paket.” Pihaknya sudah melaporkan kepada BNNP Malut untuk menelusuri siapa pemilik paket.”Di paket itu ada nomor hempone jadi kami sudah berikan pada BNN Malut untuk menelusuri, katanya.

(gun)

LEAVE A REPLY