Swalayan Tara No Ate, Hadirkan Produk Kreatifitas Khas Daerah

Swalayan Tara No Ate, Hadirkan Produk Kreatifitas Khas Daerah

900
0
BERBAGI
.
Ternate (M.Sindoraya) – Sangat mengejutkan di tahun 2017, satu-satunya pasar tradisional Swalayan Tara No Ate mengalami peningkatan omset. Hadirnya pasar usaha dan Industri Kecil dan Menangah (IKM) yang masih seumur jagung   di Kota Ternate semakin banyak yang mengahadirkan berbagai kreatifitas dan barang baru yang merupakan khas di Daerah ini.
Hadirnya IKM baru ini, sudah pasti ada prodak-prodak baru yang akan di tampilakan, baik makanan, minuman serta sovenir masih banyak yang masuk,”ungkap Manager swalayan Tara No Ate Chairul Saat ditemui sindoraya Minggu (15/1).
Kata, dia memasarkan barang produk lokal daerah ini, swalayan Tara No Ate juga menerima berbagai prodak lokal di semua kabupaten dan kota yang ada di Maluku Utara (Malut).
“Sebelumnya, hanya barang khsa Ternate yang dijual, namun sekarang ini, kita juga menghimpun semua prodak yang ada di Malut untuk masuk ke pasar Tara No Ate. ” tahun ini semua prodak lokal di masing-masing kabupaten kota tetap menjadi titik fokus.
Saat ini sawalayan tersebut masih mengalami berbagai kekurangan, namun dengan  kekuran yang dimiliki akan terus di benahi baik dari sisi pelayanan sampai maupun kenyamanan para pengunjung.  Tahun 2015 sudah banyak peminat barang lokal yang masuk baik dari masyarakat kita sendiri sampai dengan para turis.
“Untuk tahun ini, kita sudah mempunyai kartu debid kosek yang banyak turis membutuhkan itu, bahkan, juga menyediakan tempat nongkrong pembeli di swalayan, untuk fasilitas lain seperti internet kedepan akan di upayakan,”katanya
Selain melakukan perubahan pada pelayanan sampai dengan fasilitas demi memanjakan para pembeli, pihaknya juga akan melakukan terobosan baru seperti membekalkan kariawan mampuh menggunakan bahasa asing.
“Bahasa asing itu juga paling utama, karena peminat yang datang disini bukan hanya dari negara Indonesia saja, namun banyak juga turis seperti Amerika juga datang dan menikmati prodak lokal Maluku Utara”.
Lebih lanjut Chairul Mejelaskan, untuk mempermudah para peminat barang lokal di Malut ini, Tara No Ate di 29 Desember kemarin sudah bekerja sama dengan BUMN dalam hal ini BNI, sekaligus memberikan bantuan CSR dalam bentuk rumah keratif Ternate dan itu sudah sekalian dengan ekomersil atau Ternate mall  yang di pasarkan melalu online.
“Untuk harga prodak yang di jual di swalayan tersebut Chairul menjelaskan, untuk harga paling murah di bandingkan dengan produk-produk yang di jual bebas.
“Inikan di bawah dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) yang diketuai oleh ibu Nursia Abdurahman, makanya semua produk yang dijuallebih murah di bandingkan denga pasar luar ,”katanya.
(gun)

LEAVE A REPLY