Hasil Perikanan Malut akan Diekspor Langsung Ke Amerika

Hasil Perikanan Malut akan Diekspor Langsung Ke Amerika

523
0
BERBAGI
.

 

Ternate (M Sindoraya) – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Ternate dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara (Malut), berencana akan mendorong ekspor, khususnya produk hasil Perikanan di Malut. Sebab, ekspor langsung yang sebelumnya pernah ada sudah tidak ada lagi. Hal ini dilakukan atas kesepakatan bersama, saat DKP mendatangi Bea Cukai dan menawarkan keinginan di maksud

Kepala Bea Cukai Ternate, Nyoman Adhi, Kepada M Sindoraya Rabu (18/1/Malam ini, usai menerima pihak DKP Malut, menyampaikan, bahwa dalam rangka mendorong perkembangan UKM di Bidang Perikanan. Ini  merupakan satu terobosan yang luar biasa, suatu sinergi yang saling memberikan keuntungan terutama Industri Perikanan di Maluku Utara.”Jadi, UKM yang selama berapa tahun ini tidak aktif lagi, di dorong kembali oleh teman-teman di Dinas Perikanan Provinsi,”ucapnya

Menurut Nyoman Lanjut, ini berkaitan dengan program gayung bersambung pihaknya (Bea Cukai-red), yang memang memajukan ekspor dari Maluku Utara ini. Di mana kemudian, ini merupakan komoditas asli Maluku Utara yang selama ini ikannya dari Maluku Utara, tetapi pencatatan ekspor devisanya ke Provinsi lain seperti Ambon dan Surabaya. “Jadi, ini yang nanti akan dikembalikan ke daerah kita (Maluku Utara-red), ekspornya nanti langsung ke Los Anggeles Amerika,”ujarnya.

” Nyoman : Butuh Keterlibatan  Semua Pihak ”

Bahkan, dia mengaku, berkaitan dengan ekspor, pihaknya sekarang ini sudah kembangkan aplikasi PDF untuk pertukaran data elektronik dimana Eksporter ini tidak perlu datang, tetapi kita siapkan modul, biar semuanya dapat diakses melalui Internet, Televisi maupun handpone.  “Jadi, sangat mudah kegiatan ekspor ini. Untuk kegiatan ini juga nanti kita uji coba pada kegiatan ekspor pada perusahan yang berada di Sanana Kepulauan Sula,”akunya.

Dikatakan dia, jika hal ini sudah dijalankan, yang pasti devisanya masuk ke Maluku Utara. Kemudian, untuk insvestor juga langsung bertemu dengan para Nelayan yang ada disini.

“Jadi, kita menjadi tuan rumah di Daerah sendiri. Disini juga banyak yang didapat, Multi Player Efek, yakni Mulai dari Kuli, pengemasan, pembongkaran, penyiapan. Sehingga ke depannya mendorong ekonomi Maluku Utara,”katanya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, bahwa untuk langkah kerjasama dengan pelayaran Internasional, yakni diharapkan juga mereka dapat menyiapkan kontener ekspor di Maluku Utara. “Tujuannya, jika akan dilakukan ekspor, maka pengemasannya juga disitu. Bahkan untuk nelayan-nelayan kita juga langsung mendapat bayaran secara langsung dari Investor,”ucapnya.

Sementara itu, pihaknya, kata Nyoman, juga akan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk melakukan pembinaan-pembinaan kepada para Nelayan. BI itukan punya dana untuk CSR yang nanti diperuntukan untuk pembinaan-pembinaan.

“Kerja sama ini bertujuan untuk kita sama-sama mengembangkan kegiatan ekonomi di Maluku Utara,”katanya.

Kabid KKP DKP Malut, Fauji Momole, menambahkan, pihaknya berkeinginan bahwa jangan orang lain (Negara lain-red) mengenal Maluku Utara sebagai daerah penghasil, tapi ke semua itu tercatat di Daerah lain. Sehingga, hal ini perlu dilakukan, agar semuanya harus dikita semua.

“Jadi, keinginan kita, untuk produk perikanan seperti Ikan Tuna, baik yang masih mentah maupun sudah dikemas sebagaimana rupa, ke depan itu kita sudah tercatat sebagai daerah pengekspor dan data kepabeanan juga sudah tercatat,”katanya singkat.

(gun)

LEAVE A REPLY