Pria Asal Jombang Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos

Pria Asal Jombang Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos

469
0
BERBAGI
.

 

Maumere-NTT (M.Sindoraya) – Budi Yati (56) pria asal Kabupaten Jombang,Provinsi Jawa Timur ditemukan tewas tanpa menggunakan pakaian didalam kamar kos Pondok Rendar, Kamis(19/01/2017) yang beralamat ,Jln Ponegoro,Kelurahan Kota Uneng,Kecamatan Alok,Kabupaten Sikka,Nusa Tenggara Timur. Korban merupakan manager CV. Vita Permai yang bergerak dibidang komestik.

Menurut, Haji Amirudin yang  merupakan pemilik kos mengatakan, pagi-pagi dirinya melihat sopir pribadinya datang ingin menjemput korban.Setelah itu,dirinya bersama istrinya pergi belanja ke pasar. Selesai belanja di pasar,kami langsung pulang kerumah ,melihat lagi sopirnya belum berangkat kerja. Kami mendekati sopirnya dan bertanya mengapa belum jalan? Sopirnya menjawab, pak saya ketok-ketok pintunya, tetapi tidak pernah menyahut dan juga saya telepon tidak pernah angkat. Setelah itu,Sopirnya telpon kawan-kawannya sehingga mereka datang ke kos ini.

Lanjut Amirudin,kawan-kawan mereka datang,langsung mereka naik kelantai dua ,kebetulan korban kamarnya dilantai dua.Kawan kerjanya langsung ,kedor-kedor pintu juga tidak pernah dibuka. Mereka meminta  kunci reserep kamarnya, Saya ambil kuncinya ,langsung berikan kepada mereka untuk membuka pintu kamar itu.Tetapi pintunnya kamarnya ada tergantung kunci dari dalam, sehingga kita buka juga tidak bisa.

“Saya meminta untuk segera telepon polisi, langsung rekan kerjanya menelepon polisi.Sambil menunggu Polisi, ada rekan kerja lainnya melihat melalui ventilasi ,bahwa korban sudah tewas dalam posisi tergeletak tidak menggunakan baju,” tandasnya

Haji Amirudin menambahkan,Setelah Polisi datang di tempat kejadian langsung mencungkil jendela, Setelah selesai menjungkil jendela ,anggota polisi masuk kedalam dan membuka pintu kamarnya.Ketika Polisi membuka pintu kamarnya dari dalam,kami melihat korban sudah tidak beryawa lagi.Setelah itu ,Polisi langsung olah TKP,Korban langsung dibawah ke RS.TC.Hillers untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

“ Korban tinggal di kosnya sejak bulan Agustus 2016. Korban selama ini tinggal bersama istrinya, karena hari raya natal, istrinya balik ke Surabaya. Selama ini kami melihat korban, dalam keadaan sehat-sehat saja,” imbuh Pemilik kos ini.

Sementara itu,Kapolres Sikka AKBP I Made Jaya Kusuma,S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Andri Setiawan,SH,S.IK mengatakan, korban meninggal akibat darah tinggi berdasarkan keterangan dari dokter. Untuk tanda-tanda kekerasan terhadap korban tidak ada. Kita sudah menghubungi keluarganya yang berada dijawa. Kemungkinan besok keluarga mereka tiba di Kabupaten Sikka.

“Kita sudah koordinasi dengan keluarga korban,tetapi kita tidak temukan kejanggalan kekerasan  terhadap korban,” kata kasat Reskrim ini.

(*)

 

LEAVE A REPLY