Satpol PP Ternate Amankan Ratusan Miras Casanova

Satpol PP Ternate Amankan Ratusan Miras Casanova

298
0
BERBAGI
Foto Wali Kota ternate menyaksikan Barang bukti Miras
.

 

Ternate (M.Sindoraya) – Minuman keras bermerek Casanova yang dibawa dari  Pelabuhan Bitung dengan Kapal Fery Gurango, tujuan Tobelo, Halamahera Utara, diamankan Satpol Pamong Praja Kota Ternate di Pelabuhan Fery Bastiong, Ternate.

Miras tersebut dianggkut menggunakan truk ekspedisi bernomor Polisi DB 8508 CF dengan supir bernama Wan (42). Jumlahnya sebanyak 230 dos berisi 2.760 botol, di tambah 4 dos miras dalam kemasan kaleng. Rencananya akan segera dimusnahkan. “Informasi yang didapatkan melalui kurir kami yang kami sengaja tempatkan di perairan Manado, yang merupakan pegawai kapal feri juga. Sehingga kalau ada informasi menyangkut pengangkutan miras agar segera  dilaporkan,” kata Kasatpol-PP, Fandi Mahmud.

Lanjutnya, kemarin pihaknya menerima laporan  ada pengankutan miras sehingga anggotanya terus mengintai truk tersebut.  “Alhamdulillah truk tersebut diparkir di Kelurahan Bastiong  Talangame sehingga berhubung waktu sudah malam hari saya langsung memerintahakan anggota untuk menahan pengemudi truk  untuk menanyakan hal-hal menyangkut dengan muatan. Ternyata yang didapati dalam mutan bukan hanya minuman, tetapi ada titipan barang-barang elektronik lainnya sehingga tadi pagi saya memerintahkan  anggota bawa langsung truk tersebut ke kantor untuk mengamankan barang bukti,” tuturnya.

Terkait dengan kepemilikan menurut supir truk itu, miras tersebut berasal dari Sulawesi Utara dan akan di kirim ke Tobelo. “Saya sesalkan ketika masuk ke Kota Ternate, kita tau bersama ada larangan yang mengatur hal itu. Seharusnya perusahaan yang mengirim barang tersebut  berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai barang muatannya,”tegasnya.

Karena tidak  dikoordinasikan, Fandi mengaku mengambil inisiatif untuk menahan barang tersebut sesuai peraturan daerah yang berlaku di Kota Ternate. “Untuk tindak lanjutnya sesuai arahan Bapak Wali Kota dalam waktu dekat harus segera dimusnahkan, mungkin dalam waktu seminggu akan di musnakan,”katanya.

Sementara sopir truk, Wan asal Ternate mengaku tidak tahu isi muatan yang  ia bawa karna hanya  mengantarkan. “Mengenai muatannya saya tidak mengetahui sama sekali, tugas saya hanya mengantarkan barang tersebut sampai tujuan yang hanya dibekali dengan surat jalan,”ujarnya.

(ino)

LEAVE A REPLY