Panglima TNI Bentengi Prajurit dan PNS TNI Dari Medsos Negatif

Panglima TNI Bentengi Prajurit dan PNS TNI Dari Medsos Negatif

309
0
BERBAGI
.

Surabaya (M.Sindoraya) – Dihadapan seluruh prajurit dan PNS Mako Pangakalan Utama TNI AL V (Lantamal V) pada upacara Tujuh belasan bulan Januari di Lapangan Yos Sudarso, mako Lantamal V, Surabaya, Selasa (17/1/2017), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menekankan agar seluruh prajurit dan PNS di jajaran TNI pandai memilih dan memilah berita atau informasi yang beredar di media sosial. Jangan sampai terpengaruh dan turut menyebar berita bohong (Hoax) yang bisa meresahkan dan membuat gaduh situasi sekarang ini.

Himbauan tersebut diperintahkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam amanat tertulis yang dibacakan Asisten Intelijen Danlantamal V, Kolonel Laut (E) Bamabang Suseno IP, S. H.,

Melihat masifnya penggunaan media sosial disemua lapisan masyarakat Indonesia, menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi TNI. Penyebaran informasi dan berita-berita bohong melalui media sosial (medsos) dinilai oleh pimpinan TNI/TNI AL dapat menyebabkan perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Oleh sebab itu para prajurit dan PNS TNI AL agar membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh sekelompok yang tidak bertanggung jawab dengan penyebar berita bohong (HOAX),” Ujar Panglima secara tertulis.

Pada kesempatan itu pula, Panglima TNI diawal tahun 2017 ini juga mengucapkan selamat Natal bagi saudara-saudara umat Kristiani dan kepada seluruh Prajurit, PNS TNI dan keluarga besar TNI dimanapun berada dan bertugas.

“Saya mengucapkan selamat Tahun Baru 2017 semoga di tahun ini TNI menjadi lebih solid, memiliki semangat baru dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Dalam amanatnya beliau juga mengikatkan pada romantisme dan heroisme perjuangan para generasi pendahulu, yang telah melahirkan NKRI pada 17 Agustus 1945 serta sebagai sarana komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, Staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi mengalir serta di pahami secara seksama.

“Dan selaku papera dan Ankum tertinggi dilingkungan TNI, saya memiliki kewenangan untuk menjatuhkan hukuman disiplin terhadap prajurit TNI maupun menyerahkan perkara tindak pidana yang dilakukan Prajurit TNI ke Mahkama Militer,” lanjut Panglima.

Adapun perintah harian Panglima TNI yang disampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan, diantaranya adalah tingkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam kehidupan serta pengabdian terhadap bangsa dan negara, Tingkatkan Disiplin, Dedikasi, dan Loyalitas sebagai jati diri dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

“Kembangkan cara berpikir yang sederhana namun menyentuh dan berpengaruh nyata terhadap percepatan pembangunan TNI di tengah dinamika dan kompleksitas tugas TNI kedepan,” tambahnya.

Selain itu, Panglima juga mengingatkan untuk patuh pada aturan yang berlaku dan segala bentuk perintah kedinasan, serta hindari dan jangan lakukan pelangaran sekecil apapun. Pelihara dan tingkatkan harmonisasi dengan rakyat agar bersama rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional dan siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Tingkatkan kinerja dengan semangat dan motivasi yang tinggi untuk TNI dan NKRI yang sangat-sangat kita cintai.

(eli)

LEAVE A REPLY