Gubernur Izinkan Periksa Tersangka Ketua DPRD Halteng

Gubernur Izinkan Periksa Tersangka Ketua DPRD Halteng

331
0
BERBAGI
Penyidik Dit Reskrimum Polda Malut AKBP Hengky Setiawan
.
Ternate (M.Sindoraya) – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Malut dalam waktu dekat akan memeriksa tersangka Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini.
Mengingat Gubernur Maluku Utara telah mengizinkan agar yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan fasilitas perusahaan PT. Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN) di Pulau Gebe Kabupaten Halteng.
“Surat izin yang kami layanangkan kepada Gubernur Malut untuk periksa Ketua DPRD Halteng sudah ditanggapi dan disetujui,” ungkap Penyidik Dit Reskrimum Polda Malut AKBP Hengky Setiawan pada wartawan, Minggu (22/1).
Dalam kasus tersebut tersangka Ketua DPRD Halteng disangkakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.  “Kita jerat dengan pasal berlapis yakni pasal 170 subsider 406 Jo 55 dan 160 serta 168 KUHP, ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” katanya.
Hengky mengatakan dalam waktu dekat akan melayangkan surat pemanggilan pada Ketua DPRD Halteng untuk diperiksa dengan status sebagai tersangka, hanya saja yang bersangkutan diperiksa harus ada izin dari Gubernur Malut.“ Untuk pemeriksaan Ketua DPRD  Halteng sebagai tersangka saat ini kita sudah melayangkan surat pemberitahuan ke Gubernur Maluku Utara. Makanya kini kita tinggal menunggu surat balasan tersebut, dan jika pemberitahuan yang di ajukan ke Gubernur itu sudah dibalas maka kita langsung melakukan pemanggilan dengan status tersangka,”jelasnya.
Hengky mengaku surat izin pemeriksaan tersangka Rusmini itu sudah respon oleh Gubernur Malut, dalam rangka untuk menegakkan hukum. “Pak Gub  sangat mendukung, siapa yang melakukan dia harus bertanggung jawab. Pak Gubernur juga tidak membela dan melindungi, karena kalau memang melanggar hukum  silahkan diproses’’kata Hengky melanjutkan ucapan Gub Malut.
Lebih lanjut, Hengky, penetapan tersangka untuk Ketua DPRD Halteng yang di lakukan oleh penyidik sudah sesuai dengan prosedur.”Yang jelas sudah cukup dua alat bukti  sehingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” bebernya.
(gun)

LEAVE A REPLY