56 Sipi Nelayan Bakal Diberikan Subsidi

56 Sipi Nelayan Bakal Diberikan Subsidi

215
0
BERBAGI
Wakil gubernur Malut M natsir Thaib
.

 

Malut (M.Sindoraya) – Pemerintah provinsi Malut dalam waktu dekat bakal menyelsaikan 56 unit kapal ikan yang Surat Izin Penagkapan Ikan (Sipi) belum juga diperpanjang. Untuk anggaran sipi rencanya pemprov mengguakan sebagian dana Hiba dari pemprov. Ungkap Wakil Gubernur Malut M Natsir Thaib kepada M. sindoraya usai kegiatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Malut Kamis (26/1)

Menurutnya, akibat Sipinya belum diperpanjang, sebanyak 56 unit kapal ikan tidak bisa beroperasi. Isyarat undang-undang, kapal nelayan yang melakukan penangkapan ikan harus memiliki Sipi yang masih aktif.  Meski begitu pemrov juga haru berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membicarakan tehnis penganggaranya.” Masalah ini akan diperjuangkan sehingga dapat mengatasi semua keluhan dari nelayan.

Kepala bidang pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Malut Fauji Momole menambahkan, dengan adanya PP nomo 75 ini memang bukan hanya sekedar menjadi permasalahan nelayan di Maluku Utara akan tetapi ini masalah nasional. Masalah SIPI ini, DKP juga sudah mengkoodinasikan saat Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPRRI)  melakukan kunjungan kerja di Malut.

Selain itu juga DKP juga sudah disampaikan kepada kementrian Kelautan dan Perikanan, salah sata penekanan poin dimana dapat menyelesaikan permasalah 56 Sipi yang belum diperpanjang izinnya. Sebelumnya pengurusan perpanjang Sipi ini nelayan dibebankan membayar senilai  Rp 7000.000 per Sipi sementara adanya regulasi ini naik menjadi Rp 32 juta per Sipi. Ini sangat memberatkan nelayan. Rencana subsidi dengan menggunakan dana hibah itu semuaya dikembalikan kepada pimpinan dan DPRD. Katanya.

(nr)

LEAVE A REPLY