Gubernur Malut Hadiri Peresmian Kapal Basarnas

Gubernur Malut Hadiri Peresmian Kapal Basarnas

197
0
BERBAGI
.

 

Sofifi (M.sindoraya) – Unit Pelaksanan Teknis (UPT) Badan Sar Nasional Wilayah Maluku gelar peresmian Kapal SAR KN. 237 Pandudewanata  dipusatkan di pelabuhan Ahmad Yani kelurahan Kota Baru Kamis (26/1) peresmian ini dihadiri langsung Kepala Basarnas Pusat, Gubernur Malut, Walikota Ternate, Wakapolda Malut, Dandrem, Ka Binda Malut, Kepala BPKP Malut, Kejati Malut, Kepala KPLP Pelabuahan Ternate, Forkopinda dan Jajaran instansi terkait, di Pelabuhan Achmad Yani Kota Ternate, Kel. Kota Baru Kec. Ternate Tengah Maluku Utara, Kamis (25/01).

Kepala Basarnas beserta jajarannya sangat antusias menyambut Kado Istimewah Kapal SAR KN. 237 Pandudewanata yang diberi dan diresmikan lansung oleh Kepala Basarnas Pusat, hal ini terungkap dalam sambutan kepala Basarnas Ternate.

Kepala Basarnas Wilayah Malut, Mustari, mengucapakan terima kasih dan rasa sukur atas bantuan Kapal Sar KN. 237 Pandudewanata yang diproduksi dalam Negeri PT. Pelindo Indonesia, Kapal 237 ini akan membantu dalam operasi kami di lapangan untuk meminimalisir angka korban yang akan terjadi nntinya.

Mustari menambahkan selama tahun 2016 menangani banyaknya kejadian yang mebahayakan baik kecelakaan laut dan musibah yang lainnya dengan rincian 23 kecelakaan pelayaran, 1 bencana alam, dan 11 kondisi mebahayakan jiwa manusia dengan jumlah korban 258 korban selamat sebanyak 235 orang, 15 meninggal dan 8 orang hilang, ungkapnya

Kepala Badan SAR Nasional Republik Indonesia, Marsekal madya TNI FHB Soelistyo. Saya, menyampaikan, Maluku Utara paling banyak terjadi  kecelakaanpada wilayah  perairan seperti letusan gunung Gamalama, laut, banjir, longsor dan gempa bumi, dari semua itu basarnas beserta jajaran coba untuk menjawabnya.

Lanjut dia, banyaknya personil bisa menjawab hal itu tetapi harus di dukung dengan peralatan yang berteknologi maka hadirnya kapal ini bukan untuk mengangkut rescuer kita dan hanya melihat dengan mata akan tetapi di dalamnya di lengkapi dengan perlengkapan teknologi untuk searching pencarian korban yang bisa dilakukan di siang maupun malam hari dan ada alat-alat yang lain yang membantu kita saat berada di medan operasi. Kata Soelistyo

Kemudian Basarnas saat ini membangun secara bertahap bagaimana mengantisipasi kecelakaan yang ada didarat, laut dan udarah dengan teknologi yang lebih mendukung dan hal itu yang akan kita lengkapi secara bertahap, Tegas soelistyo

“Baktikan dirimu dengan tulus dan ikhlas demi keselamatan jiwa saudara-saudara kita dan karena itulah berkah Tuhan akan datang kepada anak dan istrimu”.

Gubernur Malut KH. Abd Gani Kasuba, juga mengapresiasi dengan hadirnya Kapal Sar KN. 237 Pandudewanata yang di berikan oleh Basarnas pusat untuk kepentingan masyarakat Malut. Sebagaimana yang diketahui ada banyak kejadian laut yang terjadi di tahun 2016 kemarin dan saat gubernur langsung bertemu dengan  Kepala Basarnas Pusat ketika saat hari ulang tahun kemarin. Dalam pertemuan tersebut Gubernur  minta agar bisa menambah kapal untuk mendunkung operasi Sar dalam mengantisipasi musibah kecelakaan laut dan hasilnya permintaan dengan hadirnya Kapal SAR KN. 237 Pandudewanata. tuturnya.

Dengan adanya kapal ini dapat membantu kerja-kerja basarnas untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai pengawasan di perairan, adanya kapal ini dapat mengatasi masalah yang terjadi dikemudian hari, katanya

(ces)

LEAVE A REPLY