Spesialis Pembobol Rumah dan Kantor Dihadiahi Timah Panas

Spesialis Pembobol Rumah dan Kantor Dihadiahi Timah Panas

220
0
BERBAGI
.

 

Ternate (M.Sindoraya) – Tersangka spesialis Pembobolan Kantor dan Rumah, dengan inisial tersangka  Sofyan Muhammad alias Iwan (22), Jumat pekan kemarin  akhitnya di hadiai dengan tima panas oleh Anggota Reserse Mobile (Resmob) Reskrim Polres Ternate, lantaran tersangka mencoba melarikan diri saat di pergoki menjual barang curianya di salah satu toko tepatnya Jalan Salero Kecamatan Ternate Utara.

Wakapolres Ternate Kompol Arif Kurniatan yang didampigi Kasat Reskrim AKP Moch Arinta Fauji dan Kanit Aiptu Zulkifli Machmud saat menggelar pres konfres Selasa (31/1) di Mapolres Ternate mengatakan, tersangka Iwan ini merupakan residifis sejak tahun 2015 lalu. “TKP sudah banyak sekali, sebab tersangka berkasi sejak tahun 2015 sampai dengan 2016, tahun sebelumnya juga terangka sudah melakukan aksi sebanyak 18 kali dan meski begitu laporan dari masyarakat yang diterima baru 6 laporan polisi,”ungkap Wakapolres Ternate.

Arif mengaku  tersangka dirigkus tim Resmob saat mengendarai sepeda untuk menjual  hasil curian, di lingkunga  Salero kecamatan Kota Ternate Utara.

“Motor yang di kendarai tersangka juga merupakan hasil curian, dengan nomor polisinya suda diganti polisi yang palsu, namun tersangka  berhasil indentifikasi saat melancarkan aksi di salah satu rumah dan rumah tersebut memiliki CCTV,”katanya

Lanjut  Arif, tersangka ini melancarkan aksi tidak berkelompok, dan modus yang dipakai juga dengan cara merusak pintu atau jendela rumah dan kantor yang sudah menjadi sasaran. ” Apabila rumah dan kantor tidak ada penghuni pelaku langsung melancarkan aksinya dengan cara merusak jendela.

Dari hasil pengembangan barang bukti hasil curian, diantarnay , 1 unit motor Yamaha Mio, 7 unit TV LCD berbagai merek, spiker aktif, 1 lepto Acer, 1 camera Canon, 3 HP dan beberapa benda yang pakai tersangka dalam melancarkan aksinya. Sebagian barang bukti belum sempat di jual, katanya.

Sementara barang bukti lainya sudah pernah dijual oleh tersangka, dari hasil interogasi, sejauh ini sudah ada beberapa hasil curian yang di jual tersangka dengan angka ratusan juta. Perbuatan tersangka  jerat dengan undang-undang pencurian dan pemberatan dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

(gun)

LEAVE A REPLY