Mahatma Gandhi (1)

Mahatma Gandhi (1)

213
0
BERBAGI
.
.
.
.
.
.

 

Surabaya (M.Sindoraya) – Tokoh pejuang kemerdekaan India dari jajahan Inggris ini memiliki nama asli Mohandas Karamchand Gandhi. Nama ‘Mahatma’ sendiri adalah sebuah gelar yang diberikan untuk Gandhi yang berasal dari bahasa Saksekerta yang berarti jiwa besar. Gandhi juga seseorang yang mencanangkan gerakan anti kekerasan, mengutamakan hak asasi pada setiap manusia dan kemerdekaan.

Sosok mulia Mahatma Gandhi memang sudah tersohor ke seluruh mancanegara. Kemuliaan hatinya dan segala macam kebaikannya menaruh andil penting dalam kemerdekaan bangsa India dan perdamaian dunia. Ajaran-ajaran budinya tidak lekang dimakan zaman, malah tumbuh subur berkembang di seluruh dunia. Petuah-petuahnya bahkan banyak dikutip dalam sekolah. Mulia banget memang tokoh ini.

Untuk mengenang jasa-jasa dan pemikiran Gandhi, kali ini Media Sindoraya mau bahas tentang kutipan-kutipan Mahatma Gandhi yang bisa menjadi barometer kita dalam melangkah. Dalam kutipan itu juga, kita mencoba untuk mengenal dunia melalui kacamata Mahatma Gandhi. Penasaran? Langsung aja yuk scroll ke bawah. Semoga menginspirasi ya.

1. Kebenaran harus dibarengi dengan cinta

” Bila kamu punya kebenaran, maka kebenaran itu harus ditambah dengan cinta, atau pesan dan pembawanya akan ditolak “.

– Mahatma Gandhi

Menurut Gandhi, kebenaran tidak akan selalu berujung pada perdamaian. Kebenaran juga bisa mendatangkan musibah dan kekerasan. Menjadi hal yang lebih sempurna apabila kebenaran dijalankan berdasarkan cinta, maka tak akan ada lagi kekerasan.

2. Memaafkan adalah kemampuan orang perkasa

” Orang lemah tidak pernah bisa memaafkan. Memaafkan adalah sifat orang perkasa “.

– Mahatma Gandhi

Sudah pasti, orang-orang lemah akan susah untuk memaafkan. Bahkan nyaris tidak bisa. Hanya orang perkasa yang mampu memaafkan sesama. Perkasa dalam hal budi dan pikiran. Bukan soal otot dan kekuasaan.

3. Manusia hanyalah produk

” Seorang manusia hanyalah produk dari pikirannya. Apa yang Dia pikir, Jadilah Ia “.

– Mahatma Gandhi

Manusia hanyalah produk dari apa yang ia pikirkan. Apa pun yang ada di pikirannya akan menjadi hal yang nyata dalam bentuk dirinya sendiri. Kalau pikirannya positif, positif jugalah manusia tersebut. Begitu pun sebaliknya.

4. Tujuh dosa sosial

” Tujuh Dosa Sosial : Politik Tanpa Prinsip, Kekayaan Tanpa Kerja, Kesenangan Tanpa Nurani, Pengetahuan Tanpa Karakter, Perdagangan Tanpa Moralitas, Ilmu Pengetahuan Tanpa Kemanusiaan, dan Ibadah Tanpa Pengorbanan “.

– Mahatma Gandhi

Gandhi juga memaparkan mengenai tujuh dosa sosial. Apabila orang memiliki dosa-dosa seperti di atas, mungkin hal itu pula yang bisa merusak sistem sosial dan menimbulkan perpecahan. Atau paling tidak, muncullah manusia-manusia tanpa karakter.

5. Dengarkan apa kata hati

” Satu-satunya penguasa yang saya akui di dunia ini adalah ‘suara hening kecil’ di dalam hati “.

– Mahatma Gandhi

Seiring riuhnnya suara yang ada di dunia dan kepala setiap individu kadang kita lupa dengan suara yang datangnya dari nurani. Yaitu suara dari hati, di mana suara tersebut lebih jernih dari suara udara pagi dan lebih jelas daripada aliran sungai.

6. Percuma pintar, kalau tidak berkarakter

” Semua beasiswa anda, semua studi anda mengenai Shakespeare dan Wordswordth akan sia – sia jika pada saat bersamaan anda tidak membangun karakter Anda dan mencapai keahlian mencapai pemikiran dan tindakan anda “.

– Mahatma Gandhi

Karakterlah yang membangun manusia terlebih dahulu, kecerdasan setelah itu akan ikut menyertainya. Bangun dulu karaktermu, pelajari ilmu kemudian.

7. Kebebasan tiap individu itu penting

” Kebebasan individu dan kesaling-tergantungan keduanya penting dalam hidup bermasyarakat “.

– Mahatma Gandhi

Kebebasan memang menjadi cita-cita setiap orang sejak dahulu kala. Tidak ada seorang pun yang dengan senang hati menjadi budak penguasa. Semua ingin merdeka, tanpa menodai norma tentunya.

Kutipan-kutipan di atas menjadi refleksi tersendiri atas sebagian pandangan hidup sang maestro Mahatma Gandhi. Segala petuah bijaknya memang datang dari nuraninya. Tanpa ada campur tangan siapa pun. Semoga kutipan-kutipan di atas bisa menginspirasi kamu ya.

Sumber :YuKepo

(red)

 

LEAVE A REPLY