WADUK MOJOMANIS MENELAN KORBAN DUA ANAK

WADUK MOJOMANIS MENELAN KORBAN DUA ANAK

1725
0
BERBAGI

 

Lamongan (M.Sindoraya) – waduk Mojomanis yang terletak di area dusun mojosari dan dusun mojomanis desa Lopang kecamatan kembangbahu siang hari ( 12.30 WB ) menelan korban sampai meninggal dunia. Kamis, 09/03/17.

Junet warga dusun sambijajar desa mangkujajar dan ALDI FIRMANSAH warga dusun mojosari desa lopang dua anak yang menjadi  korban meninggal dunia karena kedalamannya .

Dua korban beserta dua temannya lagi yang selamat ( azis ariadi dan  endi sugiarto ) warga dusun mojosari awalnya berkeinginan untuk mandi siang setelah bekerja di bengkel las body mobil dan karoseri milik pak sugik yang tidak jauh dari waduk.

Dari pengakuan azis dan sugiarto dua orang yang selamat, ” kami minum es tebu dahulu sebelum ke waduk di jam istirahat kerja yang kami juga berencana masuk kerja setengah hari , 12.00 WIB.”

Masih dengan azis dan sugiarto, ” setelah kami mandi diwaduk dua teman saya ( 2 Korban ) berenang ke tengah, Junet di depan Aldi sekitar dua meter dibelakangnya. Setelah sekitar 15 meter dari tepi waduk Junet teriak mintak tolong agar dipanggilkan orang karena merasa tidak kuat berenang lagi, setelah itu saya berdua yang masih ditepi memanggil orang kampung dusun mojosari  dan sekitarnya”.

Kepala dusun mojosari, Hari dan tiga warganya beserta dibantu warga mojomanis  yang langsung ke lokasih segera menyisir lokasi letak korban pertama kali tenggelam, selang 15 menit hari dan tiga warga berasil menemukan satu korban Junet yang dalam keadaan tenggelam_ Meninggal dunia, 12.30 WIB.

Namun aldi korban satunya dari dusun mojosari sampai team SAR dari kabupaten lamongan datang belum diketemukan, dimana team SAR dari POLRES da TRS yang dipimpin oleh M.Muslim Kasitanggapdarurat BPPD Kab. Lamongan, 14.02 WIB.  Untuk melakukan pencarian satu korban yang belum di ketemukan team SAR lamongan melakukan metode manufer  berputar dengan perahu mengaduk air disekitar lokasih dengan pengalaman yang perna  dilakukan di bengawan solo. Muslim, tidak menampik , bawahsannya peralatan yang dimiliki team SAR lamongan sangat minim , untuk alat selam saja kami tidak memiliki. Harap muslim di PAK 2017 mendatang kami diperhatikan oleh PEMDA Lamongan. Pungkasnya

Kembali ke pencarian Muslim, karena upaya keterbatasan peralatan, rupaya muslim menghadalkan analisa kronologi situasi waduk mojomanis dari awal kejadian dari keterangan saksi kejadian ( dua kawan korban yang selamat ). Muslim berkeyakinan, “bahwa setelah pintu buang air waduk dibuka warga yang berniat menurunkan debit ketinggian air waduk, muslim berkeyakinan bahwa satu korban yang belum diketemukan berada di posisi lorong pembuangan air waduk mojomanis . Alhasil pada pukul 15:45:55 korban ditemukan keluar dari gorong – gorong lubang pembuangan air waduk, 09/03/17.

(hdi)

 

LEAVE A REPLY