Pelaksanaan Pembangunan di Desa Soko, Tikung, Dinilai Masih Amburadul

Pelaksanaan Pembangunan di Desa Soko, Tikung, Dinilai Masih Amburadul

760
0
BERBAGI
Foto kades soko

LAMONGAN (Sindoraya) – Realisasi pelaksanaan kegiatan anggaran desa tahun 2016 yang dilaksanakan di Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, khususnya dalam kegiatan pembangunan, masih dinilai amburadul.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Soko, Aripin, (10/03).

” Kami menilai pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Desa Soko di tahun 2016 masih amburadul, baik itu laporan ataupun pelaksanaan pembangunannya,” ungkap Aripin.

Terkait hal tersebut, BPD Soko telah melakukan upaya dengan mengumpulkan seluruh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) untuk dimintai keterangan atas kinerja yang sudah dilakukannya. Namun anehnya, justru seluruh TPK mengatakan ketidaktahuannya tentang teknis pelaksanaan kegiatan-kegiatan​ tersebut termasuk soal keuangan.

” Kami sudah pernah mengumpulkan seluruh TPK untuk kami mintai keterangan terkait amburadulnya kegiatan pembangunan yang sudah dilaksanakan. Tapi anehnya, justru mereka mengakui ketidaktahuan mereka tentang teknis pelaksanan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Bahkan mereka semua menyatakan hal yang sama, bahwa semua pelaksanaan kegiatan, dilaksanakan oleh pak Kades sendiri,” terang Aripin.

Aripin menambahkan, “TPK hanya sebatas tahu ada kegiatan saja, termasuk juga soal laporan keuangan, walaupun nama mereka tercantum sebagai tim pelaksana kegiatan,” tambah Aripin.

Guna memastikan hal tersebut, wartawan mencoba untuk mengkonfirmasi kepada salah satu Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Tarianto, Sabtu, (11/03). Sesuai dengan pernyataan yang disampaikan Aripin, Tarianto juga menjelaskan, “Saya memang salah satu tim pelaksana kegiatan, tapi saya tidak seberapa tahu dalam pelaksanaan kegiatannya. Dan semuanya di urus oleh pak Kades. Saya hanya bagian tanda tangan saja,” terang Tarianto.

Hal Senada juga di ucapkan salah satu Tim Pelaksana Kegiatan lainnya, Rudi Hartono, yang menerangkan, “Memang benar saya tim pelaksana kegiatan, tapi untuk pelaksanaan pembangunan, semua di kerjakan Pak Kades, jadi saya hanya sebatas tahu,” ungkap Rudi Hartono.

Sementara itu, Kepala Desa Soko, Pujianto, di konfirmasi terkait hal tersebut, Sabtu, (11/03), menampik hal tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa semuanya sudah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada permasalahan, baik pembangunan nya hingga laporannya.

“Semua tidak ada masalah, dan sudah dilakukan sesuai prosedur. Bangunannya juga sudah sesuai,” jelas Pujianto.

Disinggung terkait laporan pertanggung jawaban yang di anggap fiktif, Pujianto membantah hal tersebut.

“Semua sudah jelas, dan saya tidak akan berani melakukan hal tersebut. Dan laporannya juga sudah diperiksa oleh inspektorat,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua BPD Soko, Susilo mengatakan, (11/03), “belum ada tindak lanjut terkait hal itu, dan kami masih melakukan sebatas musyawarah intensif. Karena kami sebagai mitra hanya bisa mengarahkan dan mengawal pembangunan,” ujarnya.

Susilo menambahkan, ” Tapi saya sudah mengamanatkan untuk di agendakan agar di adakan pertemuan membahas hal tersebut “.

(Vid)

LEAVE A REPLY