Safrudin Bantah Tak Mau Penuhi Undangan DPRD

Safrudin Bantah Tak Mau Penuhi Undangan DPRD

140
0
BERBAGI
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Malut, Safruddin Manyila

SOFIFI (M Sindoraya) – Desakan yang disampikan oleh wakil ketua pansus, Sahril Taher, kepada Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba, untuk
mencopot Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Safrudin
Manyila, karena dinilai tidak mau menghadiri rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang ranperda revisi perda retribusi daerah, ranperda revisi perda pajak dan ranperda pengelolaan mineral bukan logam dan batuan. Kembali di bantah Kadis Esdm .

Kadis Esdm Malut Safrudin Manyila kepada M Sindoraya Rabu (15/3) mengatakan desakan dari DPRD tidak bisa dijadikan dasar karena setiap kali agenda pertemuan,dirinya berada di luar daerah untuk mengadiri undangan mewakili Provinsi Maluku Utara. “Tidak hadir bukan berarti saya tidak menghargai DPRD, sebenarnya saya hadir sebanyak 2 kali, tapi saya ada tugas lain diluar daerah untuk memenuhi undangan dari Departemen
Migas.

Safrudin justru mempertanyakan, apa kesalahan yang dia lakukan antara menghadari undangan departeman Migas untuk membahas dana bagi hasil yang menguntungkan provinsi dan pertemuan eksebisi dengan weda bay nikel untuk membangun Smelter di Kabupaten Halmahera Tengah. “Apakah kehadiran saya untuk bertemu dengan orang migas terkait dana bagi hasil adalah sebuah kesalahan, dan apakah bertemu dengan investor untuk membicarakan pembangunan smelter di Halteng adalah sebuah kesalahan, jika DPRD menilai itu sebuah kesalahan maka saya minta maaf,” uajrnya.

Menurutnya, semuia kinerja yang dibuatnya sangat penting dilakukan karena berdampak besar bagi pendapatan Provinsi Malut, akan tetapi ancaman untuk mencopot dirinya juga patut dipertanyakan. “Saya hanyalah seorang pegawai yang diberikan amanat untuk menjalankan tugas sehingga saya hanya menjalankan tugas itu saja,” ungkapnya.

(Sc)

LEAVE A REPLY