Bambang Haryo Siap Bertarung di Pemilihan Ketua FORKI Jatim

Bambang Haryo Siap Bertarung di Pemilihan Ketua FORKI Jatim

259
0
BERBAGI
Press Release Ir. H. Bambang Haryo Soekarton, resmi maju dalam bursa pemilihan ketua FORKI Jatim, ( Hotel Santika Gubeng, 17/03/2017)

Surabaya (M.Sindoraya) – Karena dorongan dari 12 Perguruan dan 14 DPD FORKI Kabupaten/Kota se-Jatim, beberapa waktu lalu (Jumat, 17/03/2017), Ir. H. Bambang Haryo Soekartono Resmi mengumumkan dirinya ikut dalam bursa pemilihan Ketua FORKI Jatim.

Bertempat di Hotel Santika Gubeng Surabaya, Pengusaha sekaligus Anggota DPR-RI ini mengadakan Press Release yang juga dihadiri beberapa pendukung pencalonannya.

Merurutnya, dukungan 12 dari 21 perguruan dan 14 dari 34 Kab/Kota sudah merupakan modal untuknya dalam pemilihan Ketua FORKI Jatim yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

Dalam kesempatan tersebut Bambang juga memuji kepemimpinan Ketua FORKI Jatim saat ini, Bpk. Totok Lusida, karena menurutnya dibawah kepemimpinan beliau, FORKI Jatim sudah banyak memberi kebanggaan untuk Jatim. Di Arena PON Bandung 2016 tim Karateka Jatim berhasil membawa pulang 2 emas. Akan tetapi sesuai aturan Bpk. Totok Lusida tidak dapat dipilih kembali karena sudah 2 periode menjabat.

Menurut Bambang, pemilihan kali ini tergolong menarik karena juga terdapat Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana dan beberapa calon lainnya.

Saat ditanya tentang Visi Misi FORKI Jatim kedepan Bambang Haryo dihadapan belasan awak Media menjelaskan ingin kembali ke masa keemasan Karateka Jatim saat menjadi Juara Umum di PON Jatim tahun 2000 yang lalu.

Menyikapi target yang berat maka dia berjanji apabila Dirinya terpilih menjadi Ketua FORKI Jatim periode 2017-2021 nanti, dirinya akan menerapkan pembagian 3 wilayah di Jawa Timur sehingga pembinaan, penjaringan atlit sekaligus prestasi dapat terpantau dengan baik.

” Saat ini dibawah FORKI Jatim sudah terdaftar 21 perguruan dari 25 yang ada, dan baru terdapat 34 dari 38 kepengunguran kab/Kota. Harapan saya, kedepan bisa lengkap 25 perguruan dan 38 kepengurusan Kab/Kota,” ujarnya.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya ini juga menjelaskan bahwa,” Karate adalah seni Bela diri Import, kita menginginkan Karate dapat menjadi Karakter dan Budaya Indonesia dalam hal ini Karate di Indonesia harus kita landasi Konstitusi dan Ideologi Pancasila dan UUD 1945, terlebih dapat selaras dengan semboyan Bhinneka Tuggal Ika. Secara gampangnya Karate di Indonesia menjadi Karate yang Nasionalis.”

” Dalam meningkatkan prestasi kedepan kita juga akan menerapkan evaluasi dan standarisasi pelatih 6 bulan sekali. Pada saat ini Stadarisasi pelatih dilakukan 1 tahun sekali. Pelatih Karate juga kita upayakan mendapat Insentif seperti yang sudah dilakukan di Tarung Derajat, untuk itu kedepan kita akan upayakan anggaran inti dari KONI dan saya yakin nantinya banyak Perusahaan dan BUMN yang mau berpartisipasi dalam pembinaan Atlet-atlet Karateka dibawah FORKI Jatim. Intinya semakin bagus Pelatih nya maka semakin meningkat pula prestasi anak didiknya, tetapi Pelatih bukan hanya harus bagus tetapi juga harus dicintai,” tambah Bambang yang sejak kecil sudah aktif di olahraga beladiri ini.

” Dulu Karate adalah olahraganya kalangan atas, akan tetapi sekarang sekarang sudah menjadi olahraga yang memsyarakat terbukti saat ini sudah banyak terlihat di sekolah-sekolah bahkan banyak kantor kelurahan menjadi tempat latihan untuk pembinaan oalhraga Karate. Maka dari itu, kita tinggal meningkatkan prestasi melalui pembinaan yang baik melalui pelatihan dan seringnya turnamen karena Karate selain sebagai sarana berolahraga juga menjadi sarana dalam berprestasi,” tambahnya lagi.

” Semoga Karate semakin diterima di masyarakat, dan pada saat ini saya mendeklarasikan siap untuk menjadi kandidat Ketua FORKI Jatim periode 2017-2021,” pungkas pengusaha pemilik PT. Dharma Lautan ini.

(nawi)

LEAVE A REPLY