Wawali Tikep Buktikan Visi

Wawali Tikep Buktikan Visi

194
0
BERBAGI

 

Tidore (M. Sindoraya) – Komitmen Wali Kota Tidore Kepulauan, H. Ali Ibrahim untuk membuktikan visi “Terwujudnya Kota Jasa Berbasis Agro Marine,” akhirnya dipenuhi.  Hal ini terbukti  melakukan penanaman perdana  Pohon Kelapa Genjah, Padi Gogo dan Enau (Seho) di Kelurahan Akelamo, Kecamatan Oba Utara, belum lama ini.

Penanaman Kelapa Genjah ini dihadiri Investor Nasional PT. Tidore Sejahtera Bersama, Petrus Candra, Peneliti dan Pemulia Padi Gogo, Prof. Dr. Totok Agung, Pengusaha sekaligus Ahli Kelapa Dalam, Paulus dan Assisten II Pemkab Halbar bersama unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Kota Tidore Kepulauan.

Di sela-sela penanaman Kelapa, Wali Kota H. Ali Ibrahim menjelaskan kepada warga Akelamo, Kota Tidore Kepulauan sangat membutuhkan kehadiran investor yang ingin berinvestasi dan ikut memajukan perekonomian daerah.

Menghadirkan investor untuk melakukan investasi di bidang pertanian, khususnya penanaman Kelapa Genjah, Padi Gogo, dan Pohon Enau. Alasan memilih Kelapa Genjah dan Pohon Enau sudah sangat lekat dengan masyarakat Akelamo. “Kelapa dan Enau sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Akelamo, jadi tidak perlu melakukan adaptasi baru terhadap kedua tanaman ini.” Kata Ali Ibrahim.

Untuk mempersiapkan perkebunan Kelapa, Pemerintah Kota Tidore sudah menyiapkan lahan seluas 6 ribu hektar yang nantinya akan ditanami Kelapa Genjah. Sedangkan untuk Kelapa Dalam, pemerintah tetap mempersilahkan masyarakat merawat hasilnya dan investor siap membeli Kelapa milik warga.

Sedangkan untuk Pohon Enau, pemerintah menargetkan penanaman 4 ribu pohon baru untuk menunjang perkebunan Enau yang ada. Jelas Ali Ibrahim. Dikatakan dari pohon enau dan Kelapa Genjah ini nantinya investor akan mengolah niatnya untuk dijadikan gula merah.

Sambil menunggu tanaman Kelapa dan Enau menjadi produktif, di selah-selah tanaman Kelapa Pemerintah akan melakukan penanaman Padi Gogo yang dalam satu tahun bisa ditarget empat kali panen. Dalam waktu tiga tahun sambil menunggu Kelapa dan Enau produktif, masyarakat dapat menikmati panen padi dan penanaman padi ini akan diawasi langsung ahli Padi Gogo, Prof. Dr. Totok Agung.

“Dalam bulan Mei mendatang, Investor akan membangun pabrik kelapa yang siap mengolah kelapa milik warga yang dijual kepada Investor. Jadi para petani Kelapa tidak perlu pusing lagi soal pemasaran buah kelapa.” Pungkas Ali Ibrahim.

Investor Nasional PT Tidore Sejahtera Bersama, Petrus Candra, dalam pemaparannya mengatakan bahwa setelah diteliti ternyata Pohon Seho dan Kelapa merupakan jati diri masyarakat Akelamo. Banyak warga Akelamo yang sejak dulu menggantungkan hidup dan sukses dari kedua komoditi ini.

Dikatakan bahwa, “sangat ironis apabila Akelamo yang merupakan salah satu produsen Kelapa terbesar di Maluku Utara ternyata harus membeli minyak kelapa dan santan produksi dari luar. Ini harus dihentikan dan Akelamo harus biosa memaksimalkan kekayaan alamnya untuk kesejahteraan masyarakat.” Jelas Petrus.

Sudah saatnya Pohon Enau yang ada dilakukan penataan dengan peremajaan dan penanaman baru. Pohon Enau yang sudah tidak produktif harus ditebang dan diganti dengan 10 pohon Enau yang baru. Apabila menanam Enau dengan Pohon Kelapa Genjah itu berarti masyarakat harus menunggu selama tiga tahun baru bisa produktif. Karena itu solusinya adalah dengan menanam Padi Gogo yang lebih cepat panen.

Untuk itu seluruh masyarakat Akelamo dan sekitarnya diminta ikut mendukung kehadiran Investor PT Tidore Sejahtera Bersama yang tujuannyaa agar ikut bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan meningkatkaan kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian daerah.

(Hrd)

LEAVE A REPLY