Ombudsman : Dikjar Hentikan Pungli Disekolah

Ombudsman : Dikjar Hentikan Pungli Disekolah

178
0
BERBAGI
Rapat Ombudsman Malut

 

TERNATE (M. Sindoraya)- Rapat Koordinasi Pengaduan pengutan di sekolah, Ombudsman  kembali merngundang Saber Pungli, Diknas Kota Ternate, Dikjar Malut dan Kementrian Agama, untuk membahas pengaduan masyakarat terkait dengan pungli di sekolah. Pungli disekolah wajib di stopkan.

Kepala Perwakilan Ombudsman Malut, Sofyan Ali kepada M Sindoraya Kamis (30/3) mengatakan, sudah ada pembahasan terkait pembrantasan  pungutan di sekolah.  Saat ini juga sudah mengantongi data pungli, pihaknya meminta agar Dikjar Malut menghentikan dan mengevaluasi internal agar tidak membebankan orang tua murid untuk memberi sumbangan kepada pihak sekolah.

Dikjar harus hentikan  pungli sekarang juga, deadline waktu yang diberikan satu bulan penuh, itu tidak ada lagi kejadian pungli disekolah. Apabila masih juga terdapat  pungli di sekolah secara institusi Ombudsman akan melaporkan kepada pihak penegak hukum untuk diproses, tegasnya.

Ada beberapa sekolah di Kota Ternate yang sudah dikantongi datanya, baik itu tingkat SMP maupun SMK, dengan tegas tidak sekolah mengambil kebijakan  yang membebankan orang tua wali murid. Apa bila ada laporan pihaknya langsung menggiring masalah ini ke ranah hukum. “

Harus ada ketegasan sehingga tidak lagi terjadi pungutan di sekolah, sebab saat ini siswa mulai menghadapi ujian nasional SD, SMP dan SMA. Kepada tim saber pungli pihanya meminta untuk meningkatkan intelejennya serta  melakukan tindakan OTT, pungutan  tersebut bertentangan dengan permendikbud 44 , sekolah yang dilaksankan oleh pemerintah itu tidak boleh melakukan pungutan terhadap orang tua siswa,

Kepada Diknas Pendidikan provinsi maupun Kabupaten/Kota segera mengambil kewenangannya untuk menghentikan pungutan-pungutan di sekolah-sekolah yang sengaja melakukan pungutan dibawa koordinasi Diknas masing-masing Kabupaten/Kota.

(sdn)

LEAVE A REPLY