Suka Mengancam, Supir Angkot Kena Bacok

Suka Mengancam, Supir Angkot Kena Bacok

174
0
BERBAGI

 

TERNATE (M. Sindoraya) –  Naas benar nasib Ridwan Teapaon (37) warga kelurahan Maliaro Kecamatan Ternate Tengah, yang berprofesi sebagai sopir angkot, Kamis malam di bacok oleh salah satu pedagangan asongan Jufri Panigoro (24) warga kelurahan Tafure Kecamatan Ternate Utara.

Kronologis kejadian berawal, Ridwan  Teapon (korban)  bersama kerabatnya Bahtiar Samalagi  sedang mengendarai sepeda motor menuju Terminal, dan berhenti, di belakang Mobil Avansa Milik Pelaku Jufri Panigoro yang sedang mengemasi barang dagangan berupa perabot rumah tangga, tiba-tiba dengan spontan korban mengeluarkan kalimat, masih barani jualan disini. Mendengar kalimat tersebut pelaku menjawab sudah mendapatkan ijin dari pak Yaser, , tak terima bantahan dari pelaku, korban kembali mengancam jangan macam – macam disini, kami ini anak kampung, jangan sampai kami pukul “. kata Kanit SPKT Polres Ternate, Iptu Siswanto kepada Media Sindoraya Jumat (31/4).

Korban tak ingin meperkeruh masalah, kembali memanggil korban untuk menyelesaikan masalah. Korban dan kerabatnya kembali ke arah pelaku kemudian  mengatakan kepada pelaku  mengeluarkan kalimat yang tak senono.

Merasa tidak terima dengan perkataan korban, pelaku langsung menghampiri korban akhirnya perkelahin satu lawan satu pun terjadi dengan menggunakan tangan kosong. Berselang beberapa menit kemudian pelaku langsung mengambil pisau  dan mengarahkan bagian dada kiri korban dengan kedalam 4 cm dan lebar 12 cm.

Pasca menikam, kerabatnya langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie dengan menggunakan mobil microlet untuk mendapat perawatan, pasca itu kerabat Korban melaporkan kejadian tersebut kepada Shift C SPKT Polres Ternate.   Sementara  pelaku  juga melarikan diri.

Menerima laporan tersebut, SPKT langsung menurunkan personil menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) akan tetapi tidak menemukan pelaku.

Lanjut dia, saat ini sudah ada keterangan tiga saksi yang di ambil dari Tomi Pohantalo (27) warga Kelurahan Tafure, Bahtiar Samalagi (47) warga Kelurahan Tanah Tinggi, dan Risal Buamona (29) warga Kelurahan Kampung Makasar Timur. Pelaku saat ini masih menjadi incaran polisi, katanya

(sdn)

LEAVE A REPLY