Ponorogo Longsor, Indonesia Berduka…

Ponorogo Longsor, Indonesia Berduka…

200
0
BERBAGI

 

Ponorogo (M.Sindoraya) – Pagi itu, di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, masyarakat mulai berdatangan kembali ke tempat tinggalnya setelah dari semalam mengungsi karena sesuai himbauan akan terjadi longsor.

Waktu itu kebanyakan dari masyarakat ingin melihat ternak yang telah ditinggalkannya, ada pula masyarakat yang melakukan aktivitas panen jahe dari ladangnya.

Tapi memang, sebuah musibah adalah misteri dan hanya Tuhan yang mengaturnya. Tiba-tiba diperkirakan pukul 07.40 WIB terdengar suara bergemuruh yang sangat kencang, seakan tak terbendung ribuan kibik tanah meluncur deras ke area ladang dan pemukiman warga desa Banaran dan 28 orang dinyatakan hilang dan diduga meninggal terkena tertimbun longsoran tanah.

Sebelumnya, menurut Misman saksi mata yang menjabat Kepala Dusun Tangkil Desa Banaran menjelaskan, sekitar 3 minggu yang lalu menurutnya diatas bukit sudah nampak retakan kurang lebih 30 cm, retakan tersebut berangsur-angsur meningkat menjadi 9 meter setelah 1 mingu kemudian, 15 meter dan terakhir tanggal 31 maret kemarin menjadi 20 meter.

Selanjutnya ditambah beberapa hari terakhir bukit diguyur hujan lebat sampai 31 maret sore. Dan pada Sabtu pagi 1 April 2017 tidak terelakkan terjadilah longsor yang telah menelan banyak korban warga Banaran.

(wi)

LEAVE A REPLY