Gubernur Tak Mampuh Tuntaskan Tapal Batas Enam Desa

Gubernur Tak Mampuh Tuntaskan Tapal Batas Enam Desa

175
0
BERBAGI
Ketua Komisi I DPRD Malut Wahda Zaenal Imam

 

SOFIFI (M Sindoraya)– Konflik tapal batas enam desa dua antara Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara, Gubenrur dinilai tidak memapuh menyelesaikan. Masalah tapal batas ini sebenarnya sangat muda diselesaikan akan tetapi pemrintah provinsi tidak serius. Ungkap Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Deprov) Wahda Zaenal Imam Kepada M Sindoraya via handphone Rabu (5/4).

Abdul Gani Kasuba mestinya memahami masalah ini, Gubernur adalah perwakilan Pemerintah pusat di daerah bukan hanya berdiam diri dan menjadi penonton atas permasalahan ini. Gubernu di anggap lemah dalam menjalankan fungsi kontrol.

Lanjut dia, bukan hanya tapal batas di enam desa tetapi seluruh hampir semua yang ada di Maluku Utara belum juga diselesaikan sehingga kemnadgri belum bisa menetapkan titik tapal batas. Alasan dua Kabupetan yang langsung melaporkan masasah tapal batas di kemndagri, karena Gubernur tak mampuh.

Kalau seorang gubernur seperti ini, ketakutanya akan menimbulkan disharmonisasi antara measrakat perbatasan sebab gubenrur tidak ambil pusing untuk menyelsaikan. Akibatnya dua pemerintah tersebut langsung menyelesaikan melalui kemendagri karena pemerintah provinsi tidak serius.

“Intinya Gubernur lemah dalam menjalankan fungsi kontro sebagai perwakilan pemrintah pusat didaerah” tudingnya.

(ces)

LEAVE A REPLY