Pelaku Teroris di Tuban, Diduga Masih Jaringan JAD

Pelaku Teroris di Tuban, Diduga Masih Jaringan JAD

213
0
BERBAGI

Tuban (M.Sindoraya) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Pol Mahfud Arifin menyatakan sebanyak 6 orang pelaku terduga teroris tewas dalam penyergapan kelompok terduga teroris yang berlangsung di kawasan ladang jagung, Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu (8/4/2017).

Sebanyak 6 orang terduga teroris tersebut tewas di lokasi kejadian setelah terjadi baku tembak sekitar satu jam. Dari enam pelaku terduga teroris yang tewas itu, hanya satu pelaku yang membawa identitas saat melakukan aksinya itu.

“Pelaku penyerangan di Pos Jati Peteng ada enam orang pelaku dalam satu mobil itu. Dan semuanya meninggal saat baku tembak,” terang Irjen Pol Mahfud Arifin, Kapolda Jatim saat melakukan pres release di Mapolres Tuban, Sabtu (08/04/2017).

Satu terduga teroris yang terdapat membawa identitas sesuai dengan pasport yang dibawa adalah bernama Satria, yang diketahui berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Sedangkan lima orang pelaku lainnya tidak ada yang membawa identitas sama sekali dan masih menunggu proses identifikasi.

“Semuanya masih muda-muda, umurnya sekitar 25 tahunan,” tambahnya.

Kapolda menyatakan bahwa terduga teroris yang tewas dalam baku tembak tersebut masih ada jaringan dengan Jamaah Asharut Daulah (JAD). Melihat dari aksinya, diduga para terduga teroris yang menyerang petugas kepolisian anggota Polres Tuban yang ada di pos lalu lintas Jati Peteng itu sebagai aksi balas dendam.

“Yang jelas ini masih ada kaitannya dengan jaringan teroris JAD. Mereka sengaja melakukan amaliyah (balas dendam) setelah ada jaringannya yang tertangkap,” ungkap Kapolda Jatim.

Sementara itu, untuk mengungkap siapa saja identitas dari lima terduga teroris yang tewas tertembak itu petugas kepolisian masih akan melakukan identifikasi. Rencana enam mayat tersebut itu akan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Surabaya untuk lebih lanjut.

(chim)

LEAVE A REPLY