Tak Terbukti Terkait ISIS, Anggota Dewan Kab. Pasuruan Dibebaskan

Tak Terbukti Terkait ISIS, Anggota Dewan Kab. Pasuruan Dibebaskan

155
0
BERBAGI
abid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera

SURABAYA (M.Sindoraya) – Setelah dinyatakan tidak terbukti memiliki hubungan dengan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS, Polisi memulangkan Muhammad Nadir Umar, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, papar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Senin (10/4/2017)

“Selesai diperiksa tadi malal, pagi ini yang bersangkutan sudah dipulangkan. Mungkin siang ini sudah sampai di rumahnya,” katanya.

Polisi tidak memiliki wewenang memeriksanya terkait hingga alasan dia sampai dideportasi dari Turki.

“Yang pasti, siapapun deportan dari negara tertentu yang terkait dengan radikalisme, pasti diperiksa lagi oleh polisi,” ungkapnya.

Polisi, lanjut dia, juga tidak mendalami tujuan keberangkatannya ke luar negeri tanpa seizin pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan.

“Soal administrasi sebagai anggota DPRD itu urusan lain,” ucapnya.

Baca : Anggota Dewan Kab. Pasuruan, Dijemput Densus 88 Di Juanda, http://www.mediasindoraya.com/2017/04/11/anggota-dewan-kab-pasuruan-dijemput-densus-88-di-juanda/

Diberitakan sebelumnya, Nadir dijemput Densus 88 di Terminal II Bandara Internasional Juanda Surabaya, Sabtu, setelah turun dari pesawat dari Kuala Lumpur Malaysia sekitar pukul 15.21 WIB. Dia dideportasi oleh pemerintah Turki karena memasuki kawasan perbatasan Suriah pada 5 April lalu.

Nadir mengaku datang ke Turki sebagai relawan kemanusiaan dari Yayasan Qouri Ummah. Dia berangkat pada 31 Maret 2017 dengan membawa uang donasi sebesar 20.000 dollar AS untuk para pengungsi di Turki dan Lebanon.

(red)

 

LEAVE A REPLY