Meski Sempat Padam dan Server Trouble, UNBK di Lamongan Lancar

Meski Sempat Padam dan Server Trouble, UNBK di Lamongan Lancar

188
0
BERBAGI

LAMONGAN (M. Sindoraya) – Secara serempak, lembaga SMA dan Madrasah Aliyah saat ini melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang sebelumnya telah dilakukan oleh lembaga SMK pada minggu kemarin.

Hingga hari ketiga pelaksanaan UNBK masih terjadi sejumlah permasalahan yang dialami oleh lembaga penyelenggara di antaranya adalah jaringan listrik yang padam atau adanya server yang trouble sehingga mengganggu pelaksanaan ujuan sendiri.

“Untuk permasalahan listrik, terjadi di sejumlah kawasan. Untuk kawasan utara Lamongan terjadi di wilayah Kecamatan Laren, Maduran serta Karanggeneng. Sedangkan untuk wilayah selatan listrik padam terjadi di wilayah Kecamatan Ngimbang,” ungkap Sun’ah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lamongan saat melakukan Sidak ke SMAN 1 Karangbinangun, rabu (12/04/2017).

Kondisi tersebut, memang diluar prediksi. Sebab, sebelumnya telah dilakukan perjanjian antara pihak penyelenggara dengan PLN agar jangan sampai terjadi pemadaman listrik. Namun kejadian tersebut dikarenakan faktor alam lantaran travo yang tiba-tiba saja meledak.

Meski tidak ada rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim selaku penanggungjawab SMA dan SMK, di Lamongan sendiri telah membuat kebijakan dengan mengharuskan kepada semua lembaga penyelenggara UNBK harus menyediakan genset yang memadahi.

“Anjuran yang kita keluarkan tersebut, ternyata membuahkan hasil. Pasalnya, meski sempat padam di empat kecamatan, pelaksanaan UNBK masih bisa berjalan dengan lancar lantaran telah disiapkan genset. Sedangkan,”imbuhnya.

Selain adanya sejumlah wilayah yang listriknya padam, permasalahan lain juga terjadi pada sistem servernya. Seperti yang terjadi di SMAN 1 Brondong.

“Ada satu lembaga yang berada di Kecamatan Brondong mengalami masalah saat server mereka trouble. Hal ini mestinya tidak akan terjadi jika sebelumnya server tersebut diback-up dulu di dalam PC sehingga jika sewaktu-waktu trouble bisa langsung diinstal kembali sehingga tidak mengganggu anak-anak yang tengah melaksanakan ujian,”ungkap Sun’ah.

Meski sempat diwarnai listrik padam dan server yang trouble, Sun’ah juga mengklaim jika secara umum pelaksanaan UNBK hingga hari ketiga di Kabupaten Lamongan bisa berjalan dengan lancar, “Meski ada masalah sedikit, semua itu bisa langsung segera kita atasi,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Karangbinangun, Anang Dwi Bagus, mengaku mempunyai cara tersendiri untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik agar tidak mengganggu pelaksanaan UNBK. Cara tersebut, adalah dengan cara menggunakan Laptop sebagai sarana UNBK dan tidak lagi menggunakan PC.

“Tidak hanya tahun ini SMAN 1 Karangbinangunmenerapkan sistem UNBK. Tahun lalu sekolah ini juga sudah berani melakukannya. Sedangkan untuk mengantisipasi pemadaman listrik, kami menggunakan sarana Laptop sehingga jika sewaktu-waktu listrik padam, kita tinggal cabut kabelnya dan menggunakan daya baterai yang minimal masih bisa kekerja selama 2 jam,”ungkap Anang.

Sedangkan, lanjut Anang, untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat, pihak sekolah memasang Kamera CCTV yang dipasang di seluruh ruangan yang dijadikan tempat pelaksanaan UNBK. “Semua Kamera CCTV ini terhubung langsung di ruangan saya sehingga saya bisa memantau langsung pelaksanaan UNBK tanpa takut adanya kecurangan,”imbuhnya.

(Vid)

LEAVE A REPLY