Gubernur Perintahkan Disnakertrans Polisikan PT Harita Grup

Gubernur Perintahkan Disnakertrans Polisikan PT Harita Grup

267
0
BERBAGI
Exif_JPEG_420


Malut (M Sindoraya) -Pemerintah Provinsi Malut dengan tegas akan melaporkan kepada pihak penegak hukum terkait tidakan yang dilakukan PT Harita Grup yang sengaja memalsukan dokumen  Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing dan Rencana Mempekerjakan Tenagah Asing (RPTKA). Perbuatan ini sangat melanggara aturan yang berlaku, dan itu harus di berikan hukman yang setimpal.

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba Kepada wartawan di Hotel Grand Dafam Jumat malam (14/4) menegaskan, harus di selesaikan secara hukum atas perbuatan yang dilakukan PT Haria Grup. Ini Negara hukum dan itu harus ditegakan seadil-adilnya. Kalau dibiarkan, kejadian ini akan kembali dilakukan perusahan-perusahan yang menerima Tenaga Kerja Asing dan bisa jadi memalsukan dokumen apapun yang dimiliki pemerintah. Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) secepatnya melaporkan masalah ini ke rana hukum.” Kalau Rekomendasi IMTA dan RPTKA dan stempel sudah bisa dipalsukan, itu rana hukum yang akan menyelasikan”.

Selain melaporkan tindakan PT Harita Grup, 26 TKA ilegal asal Tiongkok harus ditangkap dan secepatnya dipulangkan di Negara asal. Rakyat Indonesia juga di tangkap dan diperlakukan tidak baik di Negara-negara luar, tapi kenapa Indonesia harus membiarkan TKA ilegal berkeliaran dan mencari nafka di daerah Timur Indonesia.

Harus tegas, sehingga ada efek jera bagai TKA yang lain. Undang-undang ketenagakejaan sudah diatur dan harus dipatuhi. Negara mana pun yang masuk di wilayah Indonesia harus memiliki ijin lengkap, begitu juga sebaliknya. Tidak ada alasan TKA ilegal wajib hukumnya di tangkap, tegasnya,

(nwr)

LEAVE A REPLY