Di Demo Lagi, Management PG PT. KTM Klaim Bau Sudah Hilang

Di Demo Lagi, Management PG PT. KTM Klaim Bau Sudah Hilang

437
0
BERBAGI

Lamongan (M. Sindoraya) – Aksi turun jalan memprotes Bau tidak sedap limbah pabrik gula PT. KTM kembali terjadi. Kali ini beberapa elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa, Masyarakat Peduli Lamongan dan masyarakat Ngimbang, bersama memprotes kepada management PT. KTM agar segera menyelesaikan masalah yang masih di anggap meresahkan masyarakat Lamongan dengan suguhan bau tidak sedap dan pencemaran kali oleh limbah pabrik.

Walaupun sebelumnya, pihak PT. KTM sudah menyatakan kesanggupannya untuk menyelesaikan masalah tersebut selama 120 hari atau paling lambat akhir Juni. Bahkan pihak PT. KTM juga sudah pernah menyatakan permohonan maafnya kepada masyarakat Lamongan lewat pemberitaan Media Sindoraya (06/04). Namun jawaban tersebut masih belum bisa memberikan kepuasan bagi masyarakat.

“Kami datang untuk meminta kejelasan terhadap management PT. KTM, atas permasalahan bau yang hingga kini belum terselesaikan. Kami ingin bukti keseriusan management PT. KTM atas masalah ini. Karena hingga kini, kami masih merasakan bau yang tidak sedap tersebut,” ungkap Zainuri, koordinator demo

Zainuri menambahkan, “permasalahannya saat ini bukan hanya soal bau saja, tapi kalau kemarau ada pencemaran¬† udara debu. ada 3 macam debu, ada warna coklat, hitam dan kristal, itu yang bikin gatal gatal. Bahkan warga kesulitan air bersih sejak berdirinya pabrik gula itu,” imbuhnya

Sementara itu, direksi PT. KTM, Adi Sasongko, yang menemui pendemo menjelaskan, bahwa pihaknya perlahan sudah berupaya menyelesaikan permasalahan ini. Bahkan dirinya juga mengklaim, permasalahan bau yang diresahkan masyarakat, saat ini sudah hilang.

“Kami mengakui kemarin memang ada bau, dan kami sudah mendeteksi sumber bau tersebut. Dan hal itu sudah kami tangani, dan sekarang coba Anda rasakan, bau tersebut sudah hilang dan tidak bau lagi,” ungkap Adi Sasongko

Adi juga menjelaskan, bahwa pihak PT. KTM sudah berkali-kali di datangi oleh beberapa Elemen Masyarakat dan LSM, bahkan sudah dipanggil oleh Komisi IV DPR RI guna mempertanggungjawabkan masalah ini.

“Kami sudah beberapa kali didatangi oleh LSM dan beberapa Elemen Masyarakat atas hal ini, bahkan kami sudah dipanggil oleh Komisi IV DPR RI untuk mempertanggungjawabkan masalah ini. Hal itu kami akui, dan sudah kami jelaskan atas terjadinya permasalahan di tempat kami dengan insiden rusaknya tembok dan meletusnya tangki tetes. Namun upaya kami untuk memperbaiki tidak berhenti dan terus berupaya memperbaiki,” terang Adi

Adi menambahkan, “kami akan membentuk komitmen kepada masyarakat. Karena kami sadar, kami berdiri dilingkungan masyarakat. Dan perlu diketahui, 70% karyawan di PT. KTM adalah orang Lamongan,” tambahnya

Massa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Lamongan mengancam akan kembali lagi apabila belum ada perkembangan positif dari PT. KTM. Hingga pukul 12.00 WIB, pendemo membubarkan diri dengan tertib.

(Vid)

LEAVE A REPLY