Satu Lagi Kapal Asing Kembali Dimusnakan

Satu Lagi Kapal Asing Kembali Dimusnakan

147
0
BERBAGI

TERNATE (M Sindoraya) – Pangkalan TNI-AL Ternate, Maluku Utara, Kamis (20/4) kembali memusnakan satu kapal pencuri ikan milik nelayan asing.┬áPemusnahan kapal kayu jenis pambot dengan nama lambung Santo Nino Aqua-4 dipusatkan ┬ádi areal pelabuhan perikanan Ternate, dengan cara dibakar di daratan setelah dipotong-potong terlebih dahulu.
Palaksa Lanal Ternate Letkol Laut (PM) Hendro Noviantoro megatakan, pemusnahan kapal asing, berdasarkan putusan ingkrah Pengadilan Negeri (PN) Ternate, kapal tersebut  terbukti melakukan tindak pidana perikanan di perairan laut ZEE Indonesia dan melanggar pasal 26 (1) jo pasal 92 UU No. 31 tahun 2004, pasal 27 jo pasal 93 ayat (2) UU No. 45 tahun 2009 tentang perubahan UU 31 tahun 2004 tentang perikanan.


“Dalam putusan Pengadilan, ada empat kapal, sebelumnya tiga ditenggelamkan ke dasar laut dan satu dimusnahkan dengan cara dibakar. Kapal ini dimusnahkan untuk tidak bisa di pakai lagi,” ungkap Hendro.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara (Malut), Buyung Radjiloen menambahkan, pemusnahan kapal oleh TNI-AL merupakan suatu aksi untuk menunjukan kepada negara luar agar mengikuti aturan yang berlaku ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Bagi saya, tetap akan mendukung apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah pusat.


Buyung juga menaruh harapan basar agar pemusnahan kapal nelayan asing ini tidak dilakukan lagi. Sehingga kapal-kapal yang ditangkap dapat dimanfaatkan nelayan-nelayan lokal atau dijadikan penelitian untuk sekolah khusus di bidang perikanan.”Nelayan di Malut ini masih sangat kekurangan sarana prasarana.


Diketahui, empat kapal nelayan asing asal Filipina yang di tangkap Komando RI Kawasan Timur TNI AL KRI Karel Satsuit Tubun (356) di kawasan perairan timur Indonesia tersebut dua diantaranya telah di musnahkan di wilayah perairan Tidore dengan kedalaman 70 Meter yakni, F/B Rashell, F/B Yanreyd, sementara Santo Nino Aqua-4 dimusnahkan dengan cara dipotong kemudian dibakar serta F/B Rashell DH 101 akan ditenggelamkan di wilayah perairan taman Nukila Ternate untuk dijadikan sebagai objekk wisata bawah laut,

(sdn)

LEAVE A REPLY