Sempat Kejar-kejaran, Sebuah Huler Berhasil Di Amankan Petugas

Sempat Kejar-kejaran, Sebuah Huler Berhasil Di Amankan Petugas

460
0
BERBAGI

Lamongan (M. Sindoraya) – Larangan huler berjalan di Kabupaten Lamongan telah ditetapkan lewat Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2011 tentang ijin usaha penggilingan padi huler dan penyosohan padi di Kabupaten Lamongan. Namun sayangnya, peraturan tersebut belum bisa di indahkan sepenuhnya oleh beberapa masyarakat yang masih nekat untuk mengoperasikan nya.

Dalam kegiatan patroli yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan, Selasa (25/04/17), Satpol PP berhasil mengamankan 1 (satu) huler yang sedang berjalan melintasi jalan raya Babat. Bahkan sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan huler yang dikendarai oleh warga Jombang tersebut.

“Tadi kami laksanakan patroli bersama anggota Satpol PP yang lain, dan kami melihat sebuah huler yang melintas di Jalan raya Babat menuju ke arah timur. Mengetahui hal itu, si pengendara langsung membawa lari huler nya masuk ke perkampungan warga di Desa Gembong, sehingga petugas terpaksa harus mengejarnya. Beruntung ada banyak warga yang mengetahui dan mereka ikut membantu pengejaran tersebut, hingga tertangkap,” terang Bambang Yustiyono, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan.

Bambang juga menerangkan, “Si pengendara saat kami mintai keterangan mengaku si pemilik huler tersebut bernama Cucuk, orang Lamongan,” imbuhnya

Sedangkan Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Sapari, saat di konfirmasi menerangkan, Pengamanan huler tersebut atas arahan Bupati Lamongan, karena adanya huler di anggap dapat mengganggu dan membahayakan lalu lintas.

“Nanti huler tersebut akan kami limpahkan ke satlantas Polres Lamongan untuk ditindaklanjuti. Sedangkan untuk sanksinya nanti biar pihak Kepolisian lantas yang menentukan,” terang Sapari

(Vid)

LEAVE A REPLY