Ternate Jadi Pilot Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka

Ternate Jadi Pilot Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka

136
0
BERBAGI

 

TERNATE (M.Sindoraya) – Direktorat Bina Penataan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersinergi menggelar kampanye edukasi publik bidang penataan bangunan dan lingkungan di Gamalama Ball Room Amarah International Hotel, Rabu (26/04)

Kampanye edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kapabilitas, dan kapasitas aparat dinas teknik serta instansi terkait tentang aspek-aspek pengaturan penyelenggaraan bangunan gedung serta penyebarluasan peraturan banguan gedung kepada pelaku pembangunan termasuk didalamnya asosiasi profesi, akademisi dan masyarakat.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Sri Hartoyo dalam konfrensi pers, Rabu (26/04) mengungkapkan, KemenPUPR adalah instansi pemerintah yang mebidangi penyelenggaraan bangunan gedung sesuai dengan BAB VI Pembinaan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang peraturan pelaksanaan UU No. 28/2002 yakni, pembinaan penyelenggaraan bangunan gedung dilakukan oleh pemerintah daerah dan/ atau  pemerinta daerah melalui kegiatan pengaturan, pemberdayaan dan pengawasan.

Lanjut Sri, setelah lima belas tahun UU. 28/2002 berlaku, masih menemukan adanya pihak-pihak yang belum mengetahui, memahami dan mengaplikasikan persyaratan tentang keadaan bangunan gedung , “saya berharap lewat kegiatan seminar sekaligus kampanye edukasi ini, mampu meningkatka pemahaman, kapabilitas dan kapasitas aparat dinas teknik serta instansi terkait dalam mengaplikasikan persyaratan keadaan bangunan gedung berbasis kesehatan, keselamatan, kenyamanan dan kemudahan di masing-masing daerah.

Sri menambahkan, banyak bangunan cagar budaya yang tidak terpelihara secara baik, “banguna gedung cagar budaya ini bahkan dirobohka oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan ini sudah menjadi isu yang sangat memprihatinkan.” Ungkapnya

“Kita wajib menaga kekayaan alam dan melestarikan budaya bangsa yang begitu besar, dengan meningkatkan dan menumbuhkembangkan kesadaran akan hak, kewajiban dan peran setiap lapisan masyarakat. Untuk itu, mari kita sama-sama mewujudkan pembangunan Kota yang berkelanjutan sebagai respon terhadap perubahan ekonomi , lingkungan dan sosial masyarakat melalui implementasi penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib, andal dan serasi dengan ligkungannya.” Tutup Sri.

(rdx)

LEAVE A REPLY