Angka Perceraian di Kota Tidore Meningkat

Angka Perceraian di Kota Tidore Meningkat

240
0
BERBAGI
.

 

TIDORE (M.sindoraya)– Hasilrekapan kasus-kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama (PA)  Soasio Tidore mengalami peningkatansignifikan. Hal tersebut dianggap sudah memasuki tahap mengkhawatirkan.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Amran Abbas, S.Ag, SH, MH saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (17/5)mengatakan, di Kota Tidore Kepulauan tiap tahun angka perceraian semakin meningkat.

Menurut Amran, dari data yang dikumpulkan, ada beberapa faktor yang menjadi pemicumeningkatnya abgka perceraian. Diantaranya, faktor ekonomi, Moral dan faktor tidak bertanggung jawab terhadap keluarga.

Lanjutnya, maraknya laporan kasus perceraian diPengadilan Agama ini paling banyak dilaporkanpihak perempuan. Hal ini dipicu alasan ketidakharmonisan dalam keluarga dan adanyakehadiran pihak ketiga.” kata Amran.

Dari data Humas PA Soasio yang disampaikan Amran, pada tahun 2014, tercatat sebanyak 143 perkara perceraian yang terdiri atas 91 perkara gugat cerai, cerai talak sebanyak 52 perkara di PA Soasio. Ditahun 2015, tercatat sebanyak 154 kasus perceraian dengan 95 gugat cerai dan 59 cerai talak.

Sedangkan ditahun 2016, terjadi peningkatan yang signifikan yakni 184 kasus perceraian diantaranya 124 guhat cerai dan cerai talak sebanyak 60 perkara. Tuturnya
“Untuk data perceraian 2017 belum disiapkan, karena bagian Humas PA Soasio sekarang sedang mengambil cuti menyambut bulan ramadhan,” terang Amran.

(hrd)

LEAVE A REPLY