Warga Singapura dan Jepang Mancing di Haltim

Warga Singapura dan Jepang Mancing di Haltim

445
0
BERBAGI
Bupati Rudy Erawan dan Kadis DKP Malut Buyung Radjiloaen
.

 

MABA (M.Sindoraya) – Peringati Hut Pemda Haltim ke-14, Dinas Perikanan dan Kelauta (DKP Provinsi Maluku Utara bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) serta Rumah Mancing Indonesia dalam rangka memperkenalkan potensi perikanan yang ada di Maluku Utara, khususnya Haltim.

Mancing Mania Dorong Perekonomian Sektor Perikanan

Bupati Haltim, Rudy Irawan usai acara pelepasan peserta mancing mania di Pelabuhan Suagimalaha, Kota Maba, Kamis (18/5) pagi mengungkapkan, kegiatan ini sudah disiap sejak 1 tahun yang lalu. Ada beberapa spot mancing di Haltim yang sudah di eksplorasi terlebih dahulu. “Haltim memiliki Rep terpanjang di Asia, yakni 50 mil. Disitulah tempat perikanan yang menjanjikan.” ujarnya

Sementara itu, tim mancing mania yang sudah datang untuk mengikuti kegiatan ini tak hanya dari dlam negeri saja, seperti peserta dari Jakarta. Ada beberapa negara yang ikut dalam mancing mania yang diselenggarakan di Haltim, diantaranya Singapura dan Jepang. “Sejauh ini, mereka sudah menyaksikan dan menikmati iven keindahan alam, serta spot-spot perikanan yang ada di Haltim.” katanya

Iven mancing mania akan diselenggarakan selama tiga hari, dan terhitung mulai hari ini, Kamis tanggal 18-21 Mei 2017. “Acara penutupannya akan dilakukan di Buli, sekaligus dirangkaikan dengan acara adat dan bakar ikan bersama.” Ungkap Rudy

Untuk itu, semoga masyarakat Haltim setelah adanya iven Fishing Halmahera Timur seperti ini, bisa menjadi salah satu daerah distenasi wisata, khususnya mancing. “Insa Allah tujuan ini bisa tercapai.” Harapnya

Tambah Rudi, beberapa hari sebelum kegiatan Fishing ini diselenggarakan, para pencinta mancing di Indonesia  khususnya dari Jakarta dan Manado suda datang untuk memancing. Bukan hanya spot yang akan dilombakan hari ini, tapi ada spot-spot baru di muara-muara sungai yang notabenenya ada jenis-jenis ikan langka di Indonesia, bahkan di dunia. “Seperti salah satu jenis Ikan Sumasi dan bleck plas, itu tidak ada di tempat lain.” Terangnya

“Disini juga ada tempat areal Fishingguron, itu daerah Ikan Tuna dan Cakalang. Bahkan tidak ada musim di dareah tersebut, dikarenakan ikan Tuna dan Cakalang itu tetap ada sehingga banyak ilegal Fishing yang terjadi.” Tutup Rudy

Selain itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelauatan Provinsi Maluku Utara, Buyung Radjiloen menambahkan, di Maluku Utara ada tiga iven mancing, yakni di Morotai beberapa waktu, lalu, serta Halmahera Timur (Haltim) dan Pulau Widi Halmahera Selatan (Halsel).

Buyu berharap, agar iven mencing bisa menjadi iven tahunan, berhubung karena wilayah Maluku Utara berbatasan dengan laut pasifik. “Dengan terselenggaranya mancing mania, ini diharapkan dapat mendorong perekonomian di sektor perikanan.” Tandasnya

(bud)

LEAVE A REPLY