KUA Ajak Warga Tidore Nikah Gratis

KUA Ajak Warga Tidore Nikah Gratis

169
0
BERBAGI
.

 

TIDORE (M.Sindoraya)– Program nikah gratis Kementrian Agama (Kemenag) RI yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tidore Utara, Jimat (19/5) di Desa Kusu Birihai Kecamatan tidore timur Tidore Kepulauan minim peminat. Program yang diperuntuhkan bagi para pasangan yang akan melakukan proses akad nikah ini ternyata belum begitu dipahami masyarakat. Pasalnya, kurangnya ssosialisasi dari KUA merupakan faktor minimnya peminat nikah gratis, khususnya di Tidore Timur. Selain itu, mereka khawatir mendapat penilaian buruk dari masyarakat jika melangsungkan akad nikah di KUA.

Usman (25) salah satu warga Desa Kusu Birihai, Kecamatan Tidore Utara, saat ditanya terkait nikah gratis, Jumat (19/5) mengungkapkan, dirinya belum mendengar tentang progran nikah gratis dari KUA yang ada disini.

“Kalau ada program nikah gratis di KUA seperti itu, saya rasa sangat membantu orang yang mau nikah tapi belum punya biaya.” katanya

Kepala KUA Kecamatan Tidore Timur, Iskandar, Hi. M. saat konfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (19/5) menyampaikan, sosialisasi nikah gratis telah dilakukan melalui penyebaran brosur dan di saat ada acara kawinan, termasuk di wilayah Tidore Timur.

“Nikah di KUA gratis, hanya saja masyarakat kita masih memiliki pemahaman yang sifatnya tabu dan malu dengan asumsi bahwa nikah di KUA pasti sudah terjadi sesuatu”. Terang Iskandar

Iskandar juga menambahkan, terkait dengan jumlah pasangan yang menikah di KUA berdasarkan data tahun 2015 lalu, di KUA Kecamatan Tidore Timur hingga kini terdapat 6 pasangan yang menikah di Kantor KUA.

Dilanjutkan, selain itu, pernikahan yang digelar di luar KUA Kecamatan Tidore Timur mulai Maret – Desember 2015 sebanyak 73 pasangan. Sedangkan sampai akhir bulan Oktober 2016, tercatat sebanyak 85 pasangan yang menikah, jadi ada peningkatan di tahun sebelumnya.

Berdasarkan Peraturan Kementerian Agama RI Nomor 48 tahun 2014, biaya pencatatan nikah atau rujuk di KUA pada hari kerja tidak dikenakan biaya (gratis).

Sedangkan, lanjutnya, untuk KUA Tidore Timur, hari kerja Senin-Kamis pukul 07.30 – 16.00 WIT, kecuali hari Jumat 16.30. “Nikah di KUA gratis namun tetap saja tidak diminati.” Ujar Iskandar.

“Begitupun bagi yang tidak mampu secara ekonomi, dikenakan tarif nol rupiah, salkan melampirkan persyaratan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan atau Kepala Desa setempat. ” Tandas Iskandar

Iskandar menambahkan, jika para pasangan yang menikah di luar KUA dan di luar jam kerja, maka akan dikenakan biaya Rp. 600 ribu. “Itu dibayarkan langsung melalui Bank.” Tuntasnya

(hrd)

LEAVE A REPLY