Upacara Harkitnas, Pemkot Mojokerto Ajak Bersyukur dan Mengenang Jasa Pahlawan

Upacara Harkitnas, Pemkot Mojokerto Ajak Bersyukur dan Mengenang Jasa Pahlawan

161
0
BERBAGI
.

MOJOKERTO (M.SINDORAYA) – Mengangkat tema ” Pemerataan Pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud Kebangkitan Nasional “, seluruh Instansi dalam Pemkot Mojokerto melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) KE-109 di Halaman Kantor Pemkot Mojokerto Jln Gajahmada No 145 Kota Mojokerto.

Didaulat sebagai  Inspektur upacara adalah wali kota mojokerto Drs. Mas’ud Yunus , sebagai Paup adalah Drs. Suhartono (Kadis Kominfo Kota Mojokerto) dan sebagai Daup adalah Drs.Hariyo Wahyono (Guru SMPN 4 Kota Mojokerto)

Dalam upacara ini di hadir sekira 350 orang diantaranya :

1. Drs. KH Mas’ud Yunus (Wali kota Mojokerto)
2. AKBP  Puji Hendro Wibowo SH,S.I.K (Kapolresta Mojokerto)
3. Mayor Inf Nuryakin, S.Sos (Kasdim 0815 Mojokerto)
4. Bpk. Pornomo S.pd  (Ket Dewan Kota Mojokerto)
5. Bpk. Agoes Nirbito Moenasi Wasono  (Sekda Kota).
6. Bpk.Taufan Mandala,SH.M.Hum (Ka PN Mojokerto)
7. Bpk. Ali Munib (Kasi Intel Kajari Kota)
8. Kapten Cpm Titis Fermanuhadi (Kaur Tuud Denpom V/2 Mojokerto)
9. Para Asisten Kota Mojokerto.
10. Ka OPD Kota Mojokerto.

juga dari :

1. 1 Regu pok Korsik Kota Mojokerto.
2. 1 SST Kodim 0815 Mojokerto.
3. 1 SST Polresmota.
4. 1 SST Satpol PP  Kota Mojokerto
5. 2 SST Dishub & RSUD  Kota Mojokerto
6. 3 SSK KORPRI,Guru SMP dan SMU Kota Mojokerto.
7. 4 SST  Siswa/wi SMA sekota Mojokerto.
8. 1 SST Ka Lurah.

Dalam amanatnya Inspektur upacara wali kota mojokerto MAS’UD YUNUS mengatakan bahwa pada kesempatan kali ini kita bisa hadir dan bermuwajah dalam acara memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang bertepatan dengan tanggal 20 Mei ini marilah kita bersyukur kepada Allah atas jasa para pendahulu kita yang telah berhasil membangkitkan para kader bangsa dengan meningkatkan pendidikan serta melestarikannya, sehingga mampu bertahan sampai saat sekarang ini.

Disamping itu marilah kita sambut dengan bermurah hati terhadap kaum yang benar-benar mengharapkan uluran tangan kita untuk meringankan beban mereka, terutama dalam urusan pendidikan yang akhir-akhir ini banyak menjadi keluhan bagi kaum lemah, karena biaya pendidikan yang terus meningkat, sehingga tidak terjangkau oleh kaum yang berpenghasilan rendah.

(ud)

LEAVE A REPLY