Kesultanan Bakal Usut Jual Beli Lahan Jikomalamo

Kesultanan Bakal Usut Jual Beli Lahan Jikomalamo

444
0
BERBAGI
.

 

TERNATE (M.Sindoraya) – Perhatian Pihak Kesultanan Ternate mulai tertuju pada status jual-beli lahan yang merupakan milik Kesultanan (aha kolano) khususnya di kawasan Jikomalamo, dan telah dikembangkan menjadi obyek wisata oleh Adam Marsaoly. Hal ini disampaikan oleh Jogugu Kesultanan Ternate, H. M. Zulkiram M. Chaeruddin saat ditemui di Kantor Kemenag, Kota Ternate, Selasa (30/5).

Menurut Zulkiram, lahan Kesultanan di kawasan Jikomalamo diberikan kepada masyarakat untuk dikelola secara baik. “Lahan tersebut tidak boleh diperjual-belikan, apalagi atas nama pribadi tanpa sepengetahuan Sultan Ternate.” Katanya

Dilanjutkan, pemberian Sultan kepada masyarakat bukan untuk menjadi hak milik, melainkan hanya untuk hak pakai. “Jadi kalau hari ini ada orang yang mengklaim tanah itu adalah milik mereka secara pribadi, yah kami tanya dapat dari mana, dan siapa yang memberikan itu, nah itu yang harus kami telusuri.” ujar Zulkiram

“Jika ada masyarakat yang mengaku diberikan lahan oleh Sultan sebagai kepemilikan pribadi, maka harus disertai dengan bukti-bukti yang sah.” Tandasnya

Zulkiram menambahkan, berbeda lagi dengan pemakaian lahan yang saat ini telah dibangun pelabuhan laut, dimana untuk sarana dan prasarana perhubungan laut antara Pulau Ternate ke Pulau Hiri, maka dianggap tidak bermasalah karena untuk kepentingan umum. “Kalau itu dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, dan orang banyak, yah kita tidak persoalkan.” Cecarnya

Kesultanan hingga saat ini, lanjut Zulkiram, masih mengambil langkah bijak dan tetap membuka diri terhadap kemelut masalah lahan di Jikomalamo. Jika pihak pengembang obyek wisata di Jikomalamo siap membahasnya dengan pihak kesultanan, apalagi lahan tersebut saat ini terlanjur dikembangkan sebagai obyek wisata.

Meski begitu, kebijakan dan keputusan atas adanya masalah jual beli lahan di Jikomalamo, dan tetap menjadi kewenangan Sultan Ternate, Sjarifuddin Sjah. “Terkait nanti keputusannya seperti apa?, kita akan meminta petunjuk dari Sultan, seperti apa langkah-langkah yang akan kita lakukan, sebab saat ini tugas kita hanya menjaga aset-aset Kesultanan.” tuntas Zulkiram.

(smr)

 

LEAVE A REPLY