UPTD Pasar Butuh Mobil Operasional Lapangan

UPTD Pasar Butuh Mobil Operasional Lapangan

135
0
BERBAGI
.

 

TIDORE (M.sindoraya) – Unit Pelayanan Tekhnis Daerah(UPTD) Pasar dan Gudang Kota Tidore dibawah pimpinan Yaser Muhammad Konoras mengaku kewalahan saat melakukan penertiban dilapangan. Terutama menyisir seluruh areal pasar, baik pasar Gosalaha Goto, pasar Sarimalaha hingga pasar Selawaring Rum Kecamatan Tidore Utara, Selasa(30/5).

Hal tersebut terkendala karena UPTD Pasar dan Gudang tidak memiliki mobil operasional lapangan yang seyogyanya difasilitasi oleh Pemda setempat.

Kepala UPTD Pasar dan Gudang, Yaser Muhammad Konoras ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya  mengaku bahwa pihaknya sangat kesulitan saat melakukan penertiban dilapangan. Sebab sampai detik ini pemerintah daerah tidak memberikan mobil operasional guna mendukung kerja-kerja UPTD ketika bertugas dilapangan. Karena selain wilayah jangkauan masing-masing pasar dilokasi berbeda. Disamping itu, jumlah personil UPTD Pasar dan Gudang cukup banyak ketika terjun ke lapangan.

“Untung kami punya 1 unit motor caesar yang bisa dijadikan armada ketika kerja dilapangan, kalau tidak kami bisa kelabakan karena tidak punya kendaraan operasional sama sekali. UPTD pasar ini seperti anak tiri pemerintah daerah makanya tidak diperhatikan,”ucapnya.

Yaser juga mengakui jika hal ini sudah berulang kali disampaikan ke Dinas Perindagkop namun tidak direspon.Olehnya itu, waktu melakukan penertiban dilapangan pihaknya terpaksa menggunakan kendaraan bermotor dan juga satu-satunya motor caesar pemberian Dinas Lingkungan Hidup(DLH) sebagai operasional seadanya. Ditambahakan, meski Pasar Sarimalaha pada tahun 2016 lalu menyandang predikat pasar terbaik dan terbersih di seluruh Kabipaten/Kota di Maluku Utara tapi sayangnya hal itu tidak lantas membuka mata hati para pimpinan daerah dan juga DPRD. Untuk memperhatikan kebutuhan fasilitas di UPTD pasar yang harus menjadi skala prioritas.

“Selaku Kepala UPTD Pasar dan Gudang saya memohon sekaligus meminta kepada pemerintah derah dan DPR agar dapat perhatikan fasilitas mendasar di UPTD ini terutama mobil operasional lapangan jenis pick up. Sebab sudah berulang kali pemda terima bantuan mobil dari beberapa Kementerian Pusat. Jadi mohon kiranya hal ini dapat ditindaklanjuti karena kami sangat kesulitan,”pinta Yaser.

Ditambahkan, Pasar Sarimalaha merupakan icon Kota Tidore karena sudah dijadikan sebagai Tidore Trade Centre(TTC) maka butuh diperhatikan dari berbagai sisi. Apabila kondisi pasar kotor dan kumuh maka disinilah letak harga diri pemerintah daerah. Bersihnya seluruh lokasi pasar saat ini karena masyarakat sudah sadar akan kebersihan dan tidak lagi buang sampah disembarangan tempat. Sebab pihak UPTD telah menyediakan tempat sampah diseluruh areal pasar.

Wali Kota Tidore Ali Ibrahim saat ditemui¬† mengaku sudah mendapat laporan terkait keluhan UPTD Pasar tersebut. Bahkan wali kota berjanji akan mengupayakan hal itu melalui usulan di APBD Induk tahun 2018 mendatang.” Saya sudah dapat laporan itu dan akan saya upayakan di tahun depan,”pungkasnya.

(hrd)

LEAVE A REPLY