Keracunan di Loloda, Tiga Bocah Meninggal Dunia

Keracunan di Loloda, Tiga Bocah Meninggal Dunia

504
0
BERBAGI
Kapolres Halbar
.

 

HALBAR (M.Sindoraya) – Pada Selasa (30/5) sekitar pukul 15.00 wit di Desa Tomodo Kecamata Loloda, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), telah terjadi keracunan makanan yang di curigai berasal dari kepiting beracun. Keracunan tersebut merenggut tiga nyawa, yakni satu anak laki-laki dan dua anak perempuan, diantaranya Mey Sterling (9), Elifas Salehati (4) dan Dewi Kuandang (2).

Kapolres Halbar AKBP Bambang Wirawan saat dikonfirmasi mediasindoraya.com, Rabu (31/5/2017) mengungkapkan, kronologis kejadian tersebut berawal dari penangkapan ikan oleh Herlin Kaerala dan Siani Muris. Diketahui, keduanya hendak membersihkan jaring di pinggir pantai desa Tomodo dan mendapati dua kepiting, kemudian kepeting tersebut dibuang begitu saja ke tepi pantai.

Tak lama kemudia, cucu dari Herlin dan Siani, yakni Mey Sterling dan Elifas Salehati, keduanya kemudian dimintai kakeknya untuk membawa pulang ikan hasil tangkapan. Sementara itu, keduanya lantas menemukan kepiting yang dibuang sang kakek di tepi pantai dan kepiting tersebut langsung dibawa pulang keduanya bersamaan dengan hasil tangkapan kakek.

Sesampai di rumah, Mey Sterling dan Elifas Salehati memberikan ikan beserta kepiting kepada orang tuanya, yaitu Cun Kuandang untuk di masak agar dapat dimakan bersma keluarga.

Jelang satu jam kemudian, Mey sterling, Elifas Salehati dan Dewi Kuandang mengalami muntah-muntah. Melihat kejadian tetsebut, warga langsung membawa ketiganya ke puskesmas KediĀ  bersama-sma dengan keluarga lain yang ikut mengkomsumsi makanan tersebut, untuk di berikan pengobatan. “Namun Tuhan berkehendak lain, nyawa ketiga anak yang ikut mengkonsumsi makanan tersebut tidak dapat diselamatkan.” Ujar Bambang

Lanjutnya dia, selain tiga korban yang telah meninggal, lima korban lainya masih menjalani perawatan di Puskesmas Kedi, yakni Glen Harimisa (5), Surdi Salehati (35) petani, Cun Kuandang (35) Ibu rumah Tangga (IRT), Oktovius Wanda (28) petani dan Grace Salehati (12).

“Saat ini penyidik sudah mengabil tindakan dan mendatangi TKP, serta mengambil sampel sisa makanan untuk dilakukan uji lab.” terang Bambang

(Sl)

LEAVE A REPLY