Pemkab Nias Berikan santunan Kematian bagi Keluarga Miskin Yang meninggal

Pemkab Nias Berikan santunan Kematian bagi Keluarga Miskin Yang meninggal

174
0
BERBAGI

Nias, (M.Sindoraya) -Pemerintah Kabupaten Nias memberikan santunan kematian kepada masyarakat miskin sebesar Rp. 2.500’000 per orang, hal ini diungkapkan oleh Bupati Nias, Drs. Sokhiatulo Laoli, MM saat konferensi pers di ruang rapat ┬áKantor Bupati Nias, Rabu (21/6)
Dalam penjelasan Bupati Nias, untuk tahun 2017 Pemkab Nias menganggarkan biaya santunan untuk 400 orang dengan estimasi anggaran 1 Miliar
Lanjut Bupati, untuk kriteria penerima santunan yaitu : Meninggal dunia akibat terjadi bencana alam; Meninggal dunia akibat kecelakaan; Meninggal dunia akibat penyakit dan Meninggal dunia tanpa sebab apapun secara wajar/korban pembunuhan.
Namun ada juga pengecualian pemberian santunan yaitu : Bunuh diri; Hukuman mati/keputusan pengadilan; Akibat melakukan tindakan kejahatan dan akibat penggunaan psikotropika, narkoba dan minuman keras, tidak bisa mendapatkan santunan. jelas Bupati Nias
Sedangkan syarat penerima santunan yaitu : Berdomisili dan memiliki KTP daerah Kab Nias; Penduduk yang belum wajib KTP dan berdomisili di daerah Kabupaten Nias dan tercantum dalam kartu keluarga; Surat keterangan kematian dari kepala Desa tempat berdomisili/surat keterangan dari puskemas/rumah sakit; Memiliki salah satu kartu miskin seperti Kartu PKH, KIS, KIP, KKS atau Jamkesmas/jamkesda.
Bupati juga menjelaskan yang dapat mengklaim santunan kematian tersebut hanyalah ahli waris yaitu : Suami atau istri yang hidup terlama, Anak kandung, Ayah atau ibu, Saudara kandung atau orang lain yang mengurus almarhum/almarhumah selama hidupnya
Diakhir penjelasannya, Bupati Nias menjelaskan tata cara pengajuan santunan kematian yaitu pemohon membuat surat permohonan yang ditandatangani oleh ahli waris yang dibenarkan oleh Kepala Desa setempat dengan melampirkan foto copy KTP dan KK, Foto copy Kartu PKH dan foto copy KK bagi masyarakat yang belum wajib KTP yang meninggal dunia; Surat keterangan kematian yang diterbitkan oleh Kepala Desa setempat/dari puskesmas/rumah sakit; Foto copy KTP/KK ahli waris; Foto almarhum; Surat pernyatan ahli waris dan Foto copy halaman depan buku rekening BANK dari ahli waris yang dikeluarkan oleh BANK Sumut/BRI, tutur Bupati Nias dalam konferensi persnya.
Bupati  Nias juga menyampaikan, bahwa Pemkab Nias telah kerjasama dengan BANK Sumut/BRI untuk mempermudah pelayanan pembutan buku rekening kepada ahli waris jika rekening yang menjadi persyaratan belum terpenuhi.
(Sacrist)

LEAVE A REPLY