Biaya Sekolah Jadi Alasan Dua Siswa SMP ini Mencuri

Biaya Sekolah Jadi Alasan Dua Siswa SMP ini Mencuri

246
0
BERBAGI

 

TERNATE (M.sindoraya) – Mencuri untuk biaya sekokah, begitulah alasan kedua Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini saat memberi keterangan pada Polisi. Riski (14) dan Rifaldi (13), Kamis (22/6/2017) terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian Seror (Polres) Ternate. Keduanya ditangkap karena aksi pencurian sepeda motor di Kota Ternate, dan diketahui telah beroperasu selama bulan Ramadhan.

infomasi yang di himpun media.sindoraya.com, kedua pelaku pencurian motor (Curanmor) melakukan aksinya pada jam-jam tertentu saat pemilik kendaraan sudah ketiduran, yakni sekitar pukul 04.00 WIT subuh, alhasil keduanya berhasil mencuri 6 unit sepeda motor bermerk Yamaha.

Salah satu pelaku, Riski M Saleh, warga Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, saat dimintai keterangan mengaku.dirinya nekat mencuri untuk membiayai sekolahnya. “Orang tua saya tidak lagi membiayai sekolah,” ukunya.

Selain itu, Riski juga mengaku sekolah di salah satu SMP thenama di Kelurahan Bastiong. Dirinya terpaksa mencuri karena untuk membiayai sekolah.

Lanjut dia, dirinya mengakui baru mencuri 1 unit sepeda ┬ámotor yamaha Mio Sport, berwarna Hitam di kelurahan Santiong. “Saya diajarkan mencuri oleh salah satu rekannya yang bernama Rifaldi, karena saya sudah tidak tau lagi bagimana dengan sekolah saya kalau saya tidak bayar SPP, ” katanya.

Selain Riski, temannya yang disebut telah mengajarinya mencuri, yaitu Rifaldi S. Daud, warga Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, juga mengaku telah berhasil mencuri 5 unit sepeda motor.

Kepada Polisi, Rifaldi mengaku aksi tersebut dilakukannya di wilayah Selatan Kota Ternate, diantaranya Keluraham Kalumata dan Fitu. Kedua pelaku dengan modus yang sama, sebab aksi pencuriannya hanya dilakukan pukul 04. 00 WIT, dan target mereka hanya motor yamaha Mio, karena saat di jual harganya lebih mahal. “Semuanya saya melakukan bersama teman saya, dan kami sempat menjual sepeda motor tersebut dengan harga Rp5 Juta, ” akunya.

Terpisah, Kapolres Ternate, AKBP Kamal Bahtiar, kepada mediasindoraya.com, Kamis (22/6) membenarkan, unit Reserse Mobile (Resmob) berhasil mengamankan dua pelaku curanmor. Kedua pelaku diringkus saat sedang melakukan aksinya di Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah. Dari perkembangan kedua pelaku, Polisi telah mengamankan 6 unit sepeda motor Yamaha Mio. “Kedua pelaku sudah kami amankan berserta berang bukti 6 unit sepeda motor, dan keduanya berada di Sel Tahanan Mapolres Ternate, ” ujarnya.

Lanjut Kamal, karena kedua pelaku masih di bawa umur, pihaknya akan mempercepat penyidikannya dan berkoordinasi dengan pihak lapas, karena tidak mungkin kedua pelaku digabungkan dengan lapas orang dewasa. “Kami sementara kembangkan, saat ini sudah ada korban curanmor yang melaporkan, dan sudah koordinasi untuk mengecek sepeda motor tersebut molik pelapor, ” katanya.

Diketahui, dari hasil curanmor kedua pelaku, satu diantaranya merupakan motor dinas. Sementara itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatan tersebut, kedua pelaku dikenakan pasal 362 ayat 1, subsider pasal 363 tentang pencurian, dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.

(sdn)

 

 

 

LEAVE A REPLY