Ayah dan Putri Kembarnya Ditemukan Tewas

Ayah dan Putri Kembarnya Ditemukan Tewas

777
0
BERBAGI

 

TERNATE (M.sindoraya) – Seorang Ayah bernama Umar Ismail (60) dan dua anak kembarnya, masing-masing Rahmayanti Umar (5) dan Rahmayani Umar (5), warga Kelurahan Ome,  RT02/RW01, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut), Selasa (27/6/2017) ditemukan meninggal dunia di perairan lingkungan Togam. Ketiga korban tersebut ditemukan sekitar pukul 10.40 WIT, di perairan Lingkungan Togam, Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tikep.

Informasi yang dihimpun mediasindoraya.com, salah satu saksi mata, yakni Abdullah, (47), warga Kelurahan Ome. Menurut keterangan Abdullah, dirinya pertama kali melihat korban terapung di laut, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tidore Utara.

 

Usai menerima laporan tersebut, salah satu anggota Polsek Tidore Utara, Brigpol Yusri G Tamkin, langsung menuju Tempat kejadian Perkara (TKP). Sesampainya di TKP, Yusri bersama warga sekitar langsung mengangkat ketiga korban ke darat.

Selanjutnya, untuk memastikan kondisi Ayah dan dua anaknya, ketiganya langsung dilarikan ke Puskesmas ome. Dari hasil pemeriksaan, di mulut ketiganya keluar busa dan telinga mengeluarkan air laut yang cukup banyak, sehingga diduga ketiganya tewas tenggelam karena banyak mengkonsumsi air laut.

Selain itu, Dokter yang memeriksa ketiga korban mengatakan, Umar (Ayah) mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan strok. “Kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, dan di tubuh korban tidak menukan adanya tanda-tanda kekerasan,” terangnya.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tikep, AKBP Azhari Juanda, kepada mediasindoraya.com membenarkan, temuan seorang ayah dan dua anaknya dari laporan warga Kelurahan Ome. Ketiga korban ditemukan terapung di perairan Togam.

Lanjutnya, dari keterangan para saksi-saksi yakni, saksi Abdullah (47) warga Kelurahan Ome melihat mayat terapung di lautan sekitar 10 meter dari pantai dan melaporkan ke Polsek Tidore Utara. ” Kami sudah memintai keterangan saksi-saksi, termasuk anggota Polsek yang berada di TKP dan ketiga mayat tersebut tewas di TKP, ” ujarnya.

Sementara itu, dari ketarangan dokter, ketiga korban yang diperiksa semuanya sudah tidak bernyawa sesuai hasil pemeriksaan Nadi, dan pernapasan korban. “Di mulut keluar busa dan telinga korban keluar air laut yang cukup banyak, sehingga dipastikan tewas tenggelam karena banyak dimasuki air laut,” tandasnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, sementara tubuh ketiga korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. “Ketiga korban langsung di kembalikan ke rumahnya untuk di kebumikan,” tuntas Azhari.

(sdn)

LEAVE A REPLY