MODUS LAMA, PENYELUNDUPAN SABU 1940 GRAM BERHASIL DIGAGALKAN BEA CUKAI JUANDA

MODUS LAMA, PENYELUNDUPAN SABU 1940 GRAM BERHASIL DIGAGALKAN BEA CUKAI JUANDA

42
0
BERBAGI
.
.
.
.
.
.

 

Sidoarjo (M.Sindoraya) – Petugas Bea Cukai Bandara internasionai Juanda Surabaya, pada hari Selasa (22/8) pukul.12.00, kembali melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap seorang Iaki-laki berkewarganegaraan indonesia berinisial MS usia 53 tahun yang berdasarkan anaiisa image X-Ray dicurigai membawa barang terlarang.

Kecurigaan petugas didasari atas image X-Ray terhadap barang yang dibawa MS yang bepergian menggunakan pesawat Air Asia (XT393) rute Johor Baru (JHB) Surabaya (SUB) mendarat di Bandara lnternasional Juanda dengan membawa barang berupa 1 buah tas warna hitam.

Petugas Customs Narcotics Team melakukan pemeriksaan terhadap tas dan Body Taping serta wawancara singkat terhadap MS.

Pada saat dilakukan wawancara singkat, penumpang M.S. memberikan keterangan yang tidak konsisten, gerak-gerik panik dan akhirnya beberapa kali mencoba untuk melarikan diri, tetapi oleh petugas berhasil dihentikan dan kemudian diamankan di ruang pemeriksaan. Setelah melalui pemeriksaan mendalam, petugas mendapatkan 2 bungkusan yang berisi bubuk kristal putih dengan berat total lebih kurang 1.940 (seribu sembilan ratus empat puluh) gram yang disembunyikan di dasar tas yang telah dimodifikasi (bag concealment). Setelah dilakukan uji laboratorium BPlB Tipe B Surabaya terhadap kristal putih tersebut menunjukan hasii positif yaitu Sabu (Methamphetamine).

Selanjutnya tersangka dan barang bukti yang berupa 1.940 (seribu sembilan ratus empat puiuh) gram Sabu (Methamphetamine) yang dibungkus menjadi dua Package dan disembunyikan di dasar tas yang telah dimodifikasi (bag concealment) diserahkan ke Direktorat Reserse Narkotika Polda Jawa Timur untuk proses dan pengembangan lebih lanjut.

Berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Sabu (methamphetamine) merupakan Narkotika Golongan l. Penyelundupan Narkotika Golongan l ke Indonesia merupakan pelanggaran pidana yang sesuai Pasai 113 ayat 1 dan 2 diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (Iima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya meiebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling iama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3 (sepertiga).

 

Berdasarkan Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, pada Pasal 102 disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penyelundupan barang impor dipidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 50.000.000,dan paling banyak Rp. 5.000.000.000,-.

 

Penggagalan upaya penyelundupan Narkotika ini telah menyelamatkan 9.700 (sembilan ribu tujuh ratus) jiwa generasi muda indonesia dengan perhitungan 1 gram sabu dikonsumsi oleh 5 orang. Penggagalan upaya penyeludupan ini merupakan kerjasama yang baik dan terintegrasi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (CNT KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur l, dan BPIB Tipe B Surabaya, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, Imigrasi Bandara Juanda (Bidang Darinsuk), dan Pengamanan Bandara (LANUDAL, POM AL dan Avsec PT. Angkasa Pura I).

 

(nawi)

 

 

LEAVE A REPLY