Diduga Salahgunakan Visa, TPDI Minta Imigrasi Maumere Tindak Tegas WNA Asal...

Diduga Salahgunakan Visa, TPDI Minta Imigrasi Maumere Tindak Tegas WNA Asal India

118
0
BERBAGI

 

SIKKA (M.Sindoraya) – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) NTT, Meridian Dado meminta Kantor Imigrasi Maumere untuk menindak dengan tegas warga negara asing asal India yang diduga menyalahgunaan izin tinggal denganĀ  membuka usaha di Kabupaten Sikka ,meski hanya memiliki visa kunjungan.

Menurutnya, Kantor Imigrasi Maumere berkewajiban untuk mengawasi secara ketat para warga negara asal India di Kabupaten Sikka khususnya di daratan Flores pada umumnya, agar tidak menyalahgunakan Visa Kunjungan demi kepentingan untuk bekerja atau mencari penghasilan apapun.

” Ada beberapa warga asing asal India yang berada di Kabupaten Sikka yang kita duga telah salahgunakan visa untuk melakukan aktivitas dengan usaha jual beli kacang mente dan hasil bumi lainya ” Tegasnya, Sabtu ( 22/9/17) di Maumere.

Lanjutnya, Visa Kunjungan diberikan kepada Orang Asing yang akan melakukan perjalanan ke Wilayah Indonesia adalah hanya demi kepentingan kunjungan tugas pemerintahan, pendidikan, sosial budaya, pariwisata, bisnis, keluarga, jurnalistik, atau singgah untuk meneruskan perjalanan ke negara lain.

Ia meminta, Kantor Imigrasi dalam kewenangannya untuk melakukan pengawasan terhadap lalu lintas orang asing yang masuk atau keluar wilayah Indonesia serta pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing dalam wilayah Indonesia terutama di Kabupaten Sikka.

Bahkan bila para warga negara India yang ada di Kabupaten Sikka dan daratan Flores lainnya itu menggunakan Visa Kunjungan untuk tujuan bisnis (Visa Bisnis) maka penggunaannya adalah sekedar untuk keperluan seminar bisnis, mengunjungi pameran atau membuat perjanjian kerjasama dengan suatu perusahaan namun tidak diperbolehkan untuk memperoleh penghasilan dan melamar pekerjaan di Indonesia.

” Dari hasil monitoring kami di Kabupaten Sikka dan daratan Flores ini maka terdapat para warga negara India antara lain atas nama Karumbairam Dinesh Kumar, Pannerselvan Rajaranan, Gopala Pillai Pradeep Kumar, Prabakaran Sithartan, Surender Parmar, Dinesh Kumar, Santosh Kumar Nadathil Ramachal dan Jayakumar Krishna Pillai yang melakukan usaha di Kabupaten Sikka”

Meridia Dado berharap, agar Kantor Imigrasi Maumere segera menggelar operasi pengawasan dan juga penindakan terhadap keberadaan dan aktivitas para warga negara India tersebut untuk menguji serta memeriksa apakah para warga negara India tersebut benar-benar menggunakan Visa Kunjungan atau Izin Tinggalnya sesuai dengan peruntukkannya ataukah justru menyalahgunakannya untuk tujuan lain yang melanggar hukum dan merugikan negara Indonesia.

“Apabila para warga negara India tersebut ternyata secara sah menggunakan Visa Kunjungan atau Izin Tinggalnya sesuai maksud dan tujuan pemberiannya maka tentu tidak ada masalah, namun apabila Visa Kunjungan atau Izin Tinggalnya itu disalahgunakan untuk kepentingan bekerja dan mencari penghasilan yang merugikan kepentingan daerah dan bangsa ini maka Kantor Imigrasi Maumere harus menerapkan tindakan administratif berupa tindakan deportasi ke negara asal mereka.

(ang)

LEAVE A REPLY