Seluruh Anggota DPRD Lamongan, Kembalikan Mobdin

Seluruh Anggota DPRD Lamongan, Kembalikan Mobdin

426
0
BERBAGI

 

Lamongan, (M. Sindoraya) – Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017, membuat anggota DPRD tidak dapat menggunakan mobil dinas plat merah lagi. Sehingga dengan peraturan itu pula, mobil-mobil plat merah anggota dewan harus dikembalikan ke aset daerah.

“Dengan adanya PP Nomor 18 tahun 2017, kini para anggota DPRD tidak boleh menggunakan mobil dinas lagi. Namun mereka akan menerima tunjangan transportasi sebesar 8,5 juta rupiah perbulan,” Kata Kepala Bidang, Rita Hilaliyah, Senin (2/10)

Sebelumnya ada 50 unit, masih menurut Rita, 4 unit milik pimpinan dewan, 44 unit dipakai anggota dewan, dan 2 unit milik anggota dewan tapi tidak di ambil. Setelah ada PP itu, 44 unit mobil saat ini sudah dikembalikan oleh anggota lewat sekwan. Namun dari jumlah 44 unit itu yang 10 unit belum dikembalikan ke asset daerah karena rencananya akan dibuat operasional dewan, seperti kabag 4 unit, 4 unit lagi untuk operasional komisi dan 2 unit untuk operasional sekwan,” imbuhnya

Lebih lanjut, Rita menerangkan 34 unit mobil dinas tersebut dikembalikan ke asset daerah secara bertahap, yakni pada tahap pertama sebanyak 15 unit, kemudian 10 unit dan 9 unit. “34 mobil tersebut 25 diantaranya ada di garasi sementara 9 unit dititipkan di sekretariatan Dewan. Dan 34 Mobil itu rencananya akan di sebar ke OPD yang membutuhkan untuk bidang operasional.

Di tempat lain, kabag umum Sekwan Lamongan, Budi Irawan, saat ingin di konfirmasi tidak mau ditemui. Namun awak media hanya ditemui salah satu staf bagian umum, Kusno, yang menerangkan, “Iya memang ada 10 unit yang belum diserahkan ke asset, dan mobil mobil itu masih diparkir disini (gedung dewan),” kata Kusno

Namun, Kusno justru mengakui kalau yang terparkir di halaman dewan saat ini hanya 7 unit. Dirinya pun kebingungan ketika ditanya kemana yang 3 unit lainnya. “Yang diparkiran itu ada 7 unit,” katanya

Sementara itu, sekretaris komisi A DPRD Lamongan, Naim, membantah jika ada 4 unit untuk operasional komisi. “Kalau untuk pimpinan memang iya, karena pimpinan dewan gak dapat tunjangan transportasi. Tapi kalau ada 4 unit untuk operasional komisi itu gak ada. Karena semua mobil sudah di kembalikan,” terang Naim

“Mungkin itu masih direncakan. Yang jelas mobdin anggota sudah dikembalikan semua,”tandasnya (vid)

LEAVE A REPLY