Semangat Kesaktian Pancasila, DPD Perindo Surabaya Gelar Rakor Undang KPU

Semangat Kesaktian Pancasila, DPD Perindo Surabaya Gelar Rakor Undang KPU

94
0
BERBAGI

Surabaya (M.Sindoraya) – Perlu 100 kandidat lebih untuk dewan kota surabaya dan jawa timur, maka dari itu saat ini saya memotivasi anda-anda sekalian untuk ikut seleksi pencalegan, baik untuk Kota, Propinsi atau bahkan RI.

Hal ini disampaikan Samuel Teguh Santoso ketua DPD Partai Perindo Kota Surabaya saat membuka Rapat Koordinasi DPD dan DPC se-kota Surabaya, di kantor bersama DPW Jatim dan DPD Surabaya Jl. Ry. Kertajaya Indah no 104-106, Minggu (01/10).

” Kalau bukan kader kita yang akan duduk sebagai Dewan Partai Perindo, siapa lagi ? Apakah kita siap… !,” teriaknya, dan di jawab ” Siap ” oleh ratusan kader DPD dan DPC se-kota Surabaya.

Saat yang sama, dr. Sukma Sahadewa sekretaris DPD kota Surabaya juga turut ambil bagian memberi semangat kepada kader sekaligus memberi pengarahan bahwa pencalegan seyogyanya dari kader sendiri karena disitulah tolak ukur sebuah partai dalam pembinaan terhadap kadernya.

” Saat ini kita mengundang beberapa narasumber khususnya dari KPU Surabaya yang akan memberi masukan kepada kader tentang persiapan verifikasi faktual sesuai dengan UU yang baru yaitu UU Nomor 11 tahun 2017,” ujar alumni Kedokteran UWKS ini.

Menurut Sukma, sesuai dengan instruksi DPP, tanggal 9 Oktober nanti seluruh DPW dan DPD se indonesia serentak akan menyerahkan berkas ke KPU di wilayahnya masing-masing dan DPD Surabaya sudah siap seratus persen.

Untuk memperoleh wawasan tentang verifikasi dan pencalegan, hari itu (Minggu, 01/10) dihadirkan tiga orang narasumber yang berkompeten di bidang dan pengalamannya masing-masing.

Sebagai narasumber yang pertama, Panitia pelaksana Rakor menghadirkan Divisi Hukum KPU Surabaya, Purnomo Satriyo Pringgodigdo., SH., MH,. Dalam paparannya Purnomo menerangkan tentang persyaratan sebuah Partai Politik untuk mengikuti Pemilu sesuai dengan UU 11 tahun 2017.

” Total ada 12 dokumen yang harus dipenuhi oleh suatu Partai yang ingin mengikuti Pemilu, antara lain dokumen KTA faktual 1/1000 atau 1000 dari penduduk suatu wilayah, diambil salah satu sesuai dengan jumlah penduduknya,” ujarnya.

” Pendaftaran dan penyerahan berkas ke KPU akan dilaksanakan tanggal 3 – 16 Oktober 2017, proses penetapan memang baru dilakukan pada bulan Februari 2018, saat ini lebih untuk penguatan Sistem Informasi Politik (SIPOL) supaya pengurus partai politik maupun pihak KPU dapat berkoordinasi dengan baik dari daerah sampai ke pusat.

Didaulat sebagai pembicara yang kedua, Sachiroel Alim memberikan paparan tentang pengalamannya saat sebagai calon legislatif dan saat sudah duduk sebagai seorang legislatif.

Dalam paparannya pria yang dua periode duduk di kursi legislatif ini mengemukakan bahwa menjadi legislatif terbuka bagi siapa saja, berduit maupun yang modal pas-pasan.

” Yang harus dilakukan adalah turun kebawah, perkenalkan diri, lihat kebutuhan warga, dan bantu sebisa mungkin seperti dalam hal kesehatan, pengurusan surat-surat, dll, tanpa berfikir mendapat imbalan. Dengan cara seperti itu anda pasti akan mudah diingat oleh masyarakat tanpa mempedulikan anda dari Partai manapun,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Alim berusaha membuka Paradigma baru dalam berpolitik yaitu sentuh hati masyarakat bukan dengan janji melainkan bukti karena kalaupun kita jadi, gaji dewan itu kecil tidak akan sanggup untuk memenuhi janji-janji kita. Disamping itu bergerak kebawah secara masif akan mengurangi cost kita dalam berkampanye karena cuma bermodal brosur profil atau kartu nama. Karena tugas sebuah Partai sebenarnya adalah sebagai jembatan antara pihak pemerintah dengan Masyarakat melalui program yang sudah ada.

Masih sejalan tentang Pemilu, H.M Mirdasy Ketua DPW Jatim sebagai narasumber yang terakhir memaparkan tentang tahapan pendaftaran partai politik dan sejauh mana persiapan verifikasi faktual Partai Perindo.

Dalam hal ini Mirdasy juga menjelaskan tentang proses pencalegan di partai Perindo, dan berharap para kader segera berbondong-bondong mendaftarkan diri dan mengikuti prosesnya. (nawi)

 

LEAVE A REPLY