Pencairan DD Tahap 2 di Lamongan, Molor

Pencairan DD Tahap 2 di Lamongan, Molor

518
0
BERBAGI

 

Lamongan (M. Sindoraya) – Molornya pencairan Dana Desa (DD) tahap kedua sebesar 40% di Kabupaten Lamongan, menimbulkan reaksi dari sebagian besar kepala desa. Bahkan mereka sempat mempertanyakan apa alasan keterlambatan itu dan menganggapnya tidak jelas.

“Betul mas, memang DD tahap II belum turun, dan itu sudah di tanyakan ke eksbang, tapi jawabnya muter-muter,” kata Rozim, salah satu kades di kecamatan Laren. Rabu (04/10)

Dirinya juga menambahkan, “Jangankan dana desa, saya juga mempertanyakan soal siltap. Itu saja belum cair kok,” lanjutnya

Ditempat lain sejumlah kades dari beberapa kecamatan di Lamongan yakni kecamatan Pucuk, Kecamatan Sekaran, Kecamatan Kedungpring dan Kecamatan Sarirejo, juga membenarkan molornya pencairan Dana Desa tahap II itu. Mereka juga mempertanyakan hal yang senada atas ketidakjelasan molornya DD tahap II itu.

“Iya memang belum cair, kami gak tahu alasannya apa,” jawaban senada para kades

Sementara itu, Ketua Kajian Desa, Nur Rozuqi, menyayangkan atas keterlambatan pencairan dana desa tahap 2 di Lamongan. Dirinya menganggap hal itu akan dapat menghambat pembangunan di desa itu sendiri, karena banyak kegiatan yang belum selesai dari pencairan tahap I.

“Aturannya memang seharusnya untuk tahap 1 sebesar 60% selambat-lambatnya 10 April, dan tahap 2 sebesar 40% selambat-lambatnya 10  Agustus. Kalau lebih dari batas itu ya harus di pertanyakan alasannya,” katanya

“Desa memiliki tanggung jawab atas penyelesaian kegiatan yang di anggarkan dari DD. Kalau semisal ada kegiatan pembangunan fisik yang tidak dapat selesai pada batas tahun dengan alasan dana cairnya telat, hingga desa harus kena audit BPK, siapa yang tanggung jawab?. Jadi kades -kades harus tegas, karena berkembang atau tidaknya sebuah kabupaten, itu tergantung desa,” ujarnya

Proses pencairan DD tahap 40% harus melalui 3 ketentuan, yakni laporan realisasi dan konsolidasi dari penggunaan DD tahap 1. Kedua, mimimal penyaluran DD dan rekening kas umum desa (RKUD) ke rekening DD 70%, berbeda dengan tahun sebelumnya sebesar 50%. Dan ketiga capaian out look sudah 50%. (Vid)

LEAVE A REPLY