WARGA DEPUR DAN WAKATRAN MALRA MINTA PLN GANTI RUGI

WARGA DEPUR DAN WAKATRAN MALRA MINTA PLN GANTI RUGI

42
0
BERBAGI

 

Ambon (M.Sindoraya) – Akibat listrik selalu padam menyebabkan peralatan elektronik rumah tangga warga menjadi rusak, membuat  Warga Desa Depur dan Desa Wakatran Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) resah, bahkan mereka meminta pihak PT.PLN (Persero) Ranting Banda Elat untuk menganti rugi barang-barang elektronik meraka yang rusak.

Ulah dari masalah itu, puluhan warga dari dua desa setempat berbondong-bondong membawa barang-barang elektronik mereka yang rusak ke kantor PLN setempat untuk diganti rugi.Pasalnya, barang-barang elektronik mereka itu tidak bisa lagi dipergunakan karena rusak.

‘’ masalah ini disebabkan karena Listrik di daerah itu sering mati-mati sehingga barang-barang elektronik warga di dua desa setempat menjadi rusak ‘’ Ujar Amirudin Rahaleb, kepada Sindo Raya belum lama ini di Ambon.

Dia menyebutkan bahwa Kecamatan Kei Besar merupakan kecamatan tertua di seluruh kecamatan di Kabupaten Malra, bahkan di zaman orde baru Kei Besar selalu menjadi perhatian pemerintah pusat. ‘’ Namun entah kenapa kecamatan ini di pemerintahan sekarang tidak ada perhatian, ini ada apasebenarnya, seharusnya ini menjadi tindaklanjut pemerintah terhadap pembangunan di kecamatan itu khususnya desa Depur dan Waktran harus menjadi perhatikan serius. ‘’ tegasnya.

Dua warga desa setempat melalui Amirudin Rahaleb, meminta pihak PLN dalam hal ini PT PLN. Maluku dan Maluku Utara untuk mencari solusi yang terbaik agar PLN di Banda Elat Kecamatan Kei Besar tidak lagi terjadi pemadaman.

‘’kami minta pihak PLN untuk melihat masalah dimaksud, karena implikasinya sangat berdampak buruk terhadap aktifitas masyarakat di dua desa tersebut, jadi harus ada jalan keluar’’ harapnya.

Dirinya, juga merincikan barang-barang elektronik yang rusak diantaranya, Televisi, Kulkas, mesin cuci, pemanas nasi, wayar angin, Hendphone dan alat-alatnya lainya.‘’ini yang kami efentarisir di rumah-rumah warga di dua desa tersebut ‘’ rincianya.

Dirinya juga menambahkan, warga di dua desa tersebut, selalu taat dalam membayar rekening listrik, bahkan sebelum jatuh tempo warga sudah membayar rekening listrik. ‘’ lalu kenapa kewajiban PLN untuk masyarakat setempat tidak memberikan pelayanan yang baik, justru harus ditingkatkan pelayanan, karena investasi besar masyarakat hasilkan kepada pihak PLN didaerah itu bukan sedikit, ‘’ ujarnya.

Dengan demikian, terkait dengan masalah itu, dirinya dengan tegas meminta kepada pihak PLN untuk menata dan mengeveluasi kembali kelistrikan di Kecamatan Kei Besar, sehinga warga tidak lagi diresahkan dengan hal-hal seperti itu.‘’ jadi kami harapa tolong PLN kembali membenahi system kelistrikan di daerah kami, karena kami butuh penerangan sebab aktifitas masyarakat sangat membutuhkan penerangan lampu untuk beraktivitas.‘’ harapnya.(Aji)

LEAVE A REPLY