Aji Santoso : Kami sangat terpukul atas kepergian Khoirul Huda

Aji Santoso : Kami sangat terpukul atas kepergian Khoirul Huda

885
0
BERBAGI

 

Lamongan (M. Sindoraya) – Meninggalnya Khoirul Huda (38), penjaga gawang legendaris tim laskar Joko Tingkir julukan Persela Lamongan, membuat pelatih dan seluruh pemain Persela merasa terpukul. Bahkan mereka seolah tak mempercayai atas kepergian penjaga gawang andalanya itu, yang pergi untuk selama-lamanya.

“Kami semua usai pertandingan langsung menuju rumah sakit. Kami sangat terpukul dan merasa kehilangan saat mengetahui atas berpulangnya Khoirul Huda. Kami tidak sempat bertemu dengan dokter, cuma tadi kami melihat jenazah Khoirul Huda saja,” kata pelatih Persela, Aji Santoso kepada awak media. Minggu (15/10).

Sementara pemain Persela, Zainal Arifin yang juga sama-sama pemain lama di Persela mengatakan, “Tidak ada firasat apa-apa, hanya Huda saat sebelum bertanding terlihat tenang. Dan sebelumnya dia minta seluruh kelengkapan yang baru untuk bermain,” katanya

Huda merupakan pemain dan penjaga gawang paling loyal dengan Persela. Dirinya tidak pernah hengkang walau mendapat tawaran dari sejumlah klub yang ada di Indonesia. Namun sayangnya, Huda harus meninggalkan Persela di usia 38 tahun, lantaran meninggal dunia saat dirawat di RSUD Dr. Soegiri setelah berbenturan dengan rekan setimnya Ramon Redrigues, saat mencoba mengamankan bola dari pemain Semen Padang dalam pertandingan di kompetisi liga 1 di stadion Surajaya Lamongan. (15/10).

Selamat jalan Khoirul Huda, perjuanganmu untuk Persela dan warga Lamongan akan terkenang manis selamanya. (Vit)

LEAVE A REPLY