Gus Ipul: Kedepan Kembangkan Koperasi Berbasis Keluarga

Gus Ipul: Kedepan Kembangkan Koperasi Berbasis Keluarga

47
0
BERBAGI
Wagub Jatim Gus Ipul foto bersama dengan perwakilan jamaah Muslimat NU mendapat hadiah sepeda motor sebanyak 30 Buah pada acara Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H dalam rangka Penyambutan Haji Baru & Santunan Anak Yatim PC Muslimat NU Kab. Malang di Pujisari Taman Kendedes Singosari Malang

 

Malang (M.Sindoraya) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim selama hampir  10 tahun telah melaksanakan program pemberdayaan perempuan yang diberi nama Kopwan (Koperasi Wanita) di setiap desa. Untuk itu, kedepan  Pemprov. Jatim akan  mengembangkan  Koperasi berbasis keluarga.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf yang akrap disapa Gus Ipul, saat mengahadiri Peringatan 1 Muharam dan Pemberian Santunan Anak Yatim  Oleh Muslimat se Kabupaten Malang di Pujasari Taman Kendedes Singosari Malang, Sabtu ( 14/10) siang.

Gus Ipul mengatakan, kalau sebelumnya Pakde Karwo dan saya  Saifullah Yusuf yang akrap disapa Gus Ipul, telah meluncurkan program Kopwan dan disetiap desa harus ada karena program ini tujuannya untuk memberdayakan kaum perempuan, dan alhamdulillah berhasil. Setelah hampir 10 tahun, program tersebut dikembangkan lagi yaitu yang menjadi sasaran adalah Majelis Taklim. Jadi setiap majelis taklim, walib membentuk Koperasi yang dikelola oleh majelis Taklim, dan alhamdulillah program inipun berhasil dikembangkan.

Untuk itu, kedepan kami pemprov. jatim akan mengembangkan lagi program koperasi berbasis keluarga. Tujuannya adalah untuk memberdayakan ekonomi keluarga. Kalau perempuannya berdaya, sudah dapat dipastikan ekonomi keluarga pasti baik dan sejahtera. Mengapa? karena perempuan sangat lihai dan pinter dalam mengelola keuangan keluarga.

“ Sebagi contoh, home industri di bangil yang membuat layang-layang. Yang membuat kerangka layang-layannya adalah ibu-ibu, setiap hari ibu-ibu tersebut mendapatkan upah Rp 50.000,-. Kalau sebulan berarti ibu tersebut sudah bisa membantu meningkatkan ekonomi keluaga yang luar biasa,” jelasnya.

Jadi, tambahnya, keinginan  Pemerintah Provinsi Jawa Timur kedepan  perempuan bisa ikut memperbaiki dan meningkatkan pendapatan keluarga dari sisi ekonomi, meskipun tidak harus keluar rumah atau meninggalkan rumah. Caranya dengan membuka usaha home industri atau koperasi untuk konspirasi dengan pengusaha home industri atau UKM yang ada disekitarnya.

Selain program pemberdayaan ekonomi kaum perempuan, juga akan terus ditingkatkan program peningkatan kualitas Pondok Pesantren,dan program-program lainnya. Seperti pembangunan infrastruktur  sarana jalan antar kabupaten- kota di Jatim. Kalau pemabangunan jalan antar kabupaten bisa nyambung, otomatis perputaran roda ekonomi di jatim akan jauh lebih baik.

Sebelum  acara berakhir, Ketua DPRD Prov. Jatim dengan didampingi Wagub Jatim dan Ketua DPC Muslimat Kab. Malang  sekaligus juga Anggota DPRD Prov. Jatim Kofida menyerahkan bantuan  sepeda motor ke 33  anak cabang Muslimat se Kab. Malang dan 2 sepeda motor untuk yayasan pendidikan Muslimat NU yang ada di Kab. Malang.

Ikut hadir dalam  kesempatan tersebut selain Wagub  Jatim  dan  Ketua  DPRD  Prov. Jatim, Drs. Halim Iskandar, acara itu juga dihadiri Wakil Bupati Malang, Bapak  Sanusi, Ketua DPRD Kab. Malang dan Forpimda Kab Malang dan Kecamatan Singosari serta   para Kyai dan Bu. Nyai se Kab. Malang. (Dilla/nawi).

LEAVE A REPLY