Diduga Palsukan Dokumen, Ketua Panwaskab Lamongan, Dilaporkan ke Polisi

Diduga Palsukan Dokumen, Ketua Panwaskab Lamongan, Dilaporkan ke Polisi

691
0
BERBAGI

 

Lamongan (M. Sindoraya) – Ketua Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Lamongan, Toni Wijaya, dilaporkan sejumlah masyarakat ke Polres Lamongan, karena diduga telah melakukan pemalsuan dokumen. Senin (16/10).

“Mantan Ketua Panwaskab Toni Wijaya kami laporkan, karena dugaan pemalsuan dokumen saat menjabat pada periode tahun 2012-2015,” kata Buwang, salah seorang perwakilan warga.

Dikatakan Buwang, Toni Wijaya diduga kuat memalsukan surat atau dokumen untuk meloloskan diri sebagai peserta dalam rekrutmen Panwaskab Lamongan periode 2012 dan 2015. “Toni Wijaya diduga melanggar pasal 263 KUHP dengan bukti kartu anggota partai politik, yakni PDIP, dengan bukti Kartu Tanda Anggota PDIP. Sesuai dengan aturan, bahwa anggota partai politik tidak boleh menjadi anggota penyelenggara pemilu. Dalam hal ini anggota Panwaskab,” terangnya.

Sementara itu, Toni Wijaya yang saat ini juga sebagai Ketua Panwaskab Lamongan membantah jika dirinya dikatakan sebagai kader Partai pada tahun 2012 lalu.

“Tuduhan pada saya itu tidak benar. Saya paham dengan syarat menjadi penyelenggara pemilu salah satunya tidak terlibat di parpol. Pada tahun 2012 saya terpilih dan sekarang juga jadi Ketua Panwaskab,” katanya.

Dibeberkan Toni, pada tahun 2015, menjelang rekrutmen Panwas Pilkada, laporan serupa juga pernah dilaporkan ke Bawaslu Jatim.

“Pada tahun 2017 saat rekrutmen Panwaskab pun saya terpilih kembali. Alhamdulillah saya terpilih kembali. Itu artinya saya tidk pernah terlibat jadi anggota parpol,” bantahnya. (Vit)

LEAVE A REPLY