Lamongan, Masih Sulit Tanganni Sampah

Lamongan, Masih Sulit Tanganni Sampah

321
0
BERBAGI

 

Lamongan (M. Sindoraya) – Masalah sampah, nampaknya menjadi hal yang sulit di selesaikan bagi Pemkab Lamongan. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak terlihat tumpukan-tumpukan sampah di sejumlah tempat yang mengakibatkan bau busuk serta pemandangan yang kumuh dan kotor.

Sejumlah tempat itu seperti hal nya terlihat di beberapa kecamatan seperti di kecamatan Solokuro, terlihat sampah menumpuk di satu titik yang berlokasi di pinggir jalan penghubung antara kecamatan Karanggeneng – Solokuro. Bahkan ketika warga melintasi lokasi itu, tak jarang bau bangkai yang diduga dari bangkai hewan mati. Selain itu di kecamatan Pucuk, terlihat sampah menumpuk di pinggir jalan di antara jalan raya Lamongan – Babat.

Ditempat lain yakni di kecamatan Sukorame yang terlihat di dua titik yakni di ruas jalan Sukorame – Bluluk dan satu titik lainnya di dekat kantor Kecamatan. Dalam pernyataan sebelumnya, camat Sukorame, Purwo Handiyono, pernah menyatakan sudah berkoordinasi dengan pihak Kehutanan untuk pemindahan tempat pembuangan sampah (TPS) itu ke wilayah kehutanan, namun hingga kini belum ada realisasi.

Begitu pula di Kecamatan Kota Lamongan,  terlihat di sejumlah titik yang paling kumuh yakni di TPS di kelurahan Jetis dan TPS di sekitar pasar burung dan pasar ikan, yang memberikan pemandangan khas tumpukan sampah yang bisa dilihat sehari-hari serta dinikmati baunya oleh warga yang ada di wilayah kota.

Camat kota, Eti Sulistyani saat di konfirmasi menerangkan terkait sampah kota merupakan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai leading sektor

“Soal itu leading sektornya bukan kami. Kecamatan hanya bisa mengusulkan, tapi mulai 2018 nanti soal sampah yang akan jadi leading sektor DLH,” terang Etik saat di konfirmasi lewat sambungan Whats Up.

Sebelumnya Etik pernah menjelaskan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Lamongan untuk solusi pemindahan tempat pembuangan sampah yang berada di kelurahan Jetis, dan menjelaskan sudah ada upaya pemindahan ke lain tempat. Namun upaya itu tak kunjung dilaksanakan, justru saat ini ia melempar ke instansi lain.

Selain itu di Kecamatan Paciran, juga pernah salah satu lembaga masyarakat mengadakan sebuah kegiatan membersihkan sampah di sepanjang pantai Paciran. Alhasil dari kegiatan itu, didapatkan hingga ber ton ton sampah yang di ambil dan dikumpulkan dari bibir pantai. Hal itu membuktikan bahwa soal sampah merupakan masalah yang belum pernah terselesaikan. (Vit)

LEAVE A REPLY