Kepergok Mertua Istri Orang, Seorang Perangkat Desa Dituntut Mundur

Kepergok Mertua Istri Orang, Seorang Perangkat Desa Dituntut Mundur

3238
0
BERBAGI

 

Lamongan (M. Sindoraya) – Seorang perangkat desa Bakalrejo Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan, S-P-T, dituntut mundur oleh warganya sendiri lantaran kepergok berduaan di dalam kamar dengan, S-A, warga Dusun Singgang Desa Bakalrejo, yang juga masih memiliki suami sah. Ironisnya, yang mengetahui kejadian itu pertama kali yakni S-K, yang tak lain adalah mertua dari S-A sendiri.

Kejadian itu bermula dari S-K yang mendengar handphone menantunya berbunyi di kamar dan melihat gerak-gerik menantunya tersebut bolak-balik ke belakang rumah.

“Saya tahunya sekira pukul sembilan malam. Saya mendengar handphone menantu saya berbunyi di kamarnya dan saya melihat dia bolak balik ke belakang. Kebetulan kamar saya dan menantu saya bersebelahan sedangkan pintu kamar saya tutup separuh, jadi saya bisa melihat aktivitas di luar kamar. Kemudian saya mendengar suara membuka kunci. Didalam hati saya kenapa menantu saya keluar malam-malam,” ungkap S-K, saat di konfirmasi di rumahnya, Jumat (20/10).

Masih menurut S-K, “Tak lama kemudian  saya melihat ada seorang laki-laki masuk kamar lalu disusul menantu saya di belakangnya. Tapi saya seperti mengenal sarung yang dipakai laki-laki itu. Saya pun curiga dan berusaha mendengarkan dibalik tembok yang menghubungkan antara kamar saya dan menantu saya. Ingin tahu lebih jelas saya pun intip mereka lewat bawah pintu kamar menantu saya, dan saya melihat laki-laki itu menurunkan sarung dan celana pendeknya,” lanjutnya

Tak tahan dengan rasa penasaran yang menghantui pikirannya, S-K pun menggedor pintu kamar menantunya itu dan meminta si menantu membuka pintunya.

“Saya sudah gak tahan, saya coba menggedor pintunya, tapi justru menantu saya lama sekali membuka pintunya. Namun akhirnya dia membuka dan saya bertanya siapa laki-laki di dalam kamarnya itu. Tapi dia mengelak, hingga akhirnya saya memaksa masuk dan menggeledah isi kamarnya dan mengetahui S-P-T ada di dalam kolong kamar tidur. Saya pun menyuruh dia keluar, namun dia pingin keluar lewat jendela,” sambungnya

Dari kejadian malam itu S-K pun melaporkan ke warga, sehingga masyarakat pun dibuat geram dan menuntut S-P-T untuk mundur dari jabatannya sebagai perangkat.  Bahkan warga mengancam akan melakukan unjuk rasa ke kantor desa apabila S-P-T tidak mundur. Namun belum sampai aksi itu dilakukan, S-P-T telah menyatakan mengundurkan diri saat di adakan pertemuan di balai desa.

Hingga berita ini di tulis, Kades Bakalrejo belum dapat di temui terkait pengunduruan diri tersebut dengan alasan sibuk. Sedangkan suami dari S-A sendiri masih berada di Malaysia untuk bekerja (Vit)

LEAVE A REPLY