Nyoblos, Harus Punya E-KTP atau Suket Dari Disdukpil

Nyoblos, Harus Punya E-KTP atau Suket Dari Disdukpil

395
0
BERBAGI
Lamongan (M. Sindoraya) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan berbagai persiapan guna menyambut Pemilu tahun 2019. Upaya koordinasi baik dengan Parpol, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) maupun organisasi-organisasi terkait terus gencar dilakukan. Di kabupaten Lamongan khususnya, persiapan-persiapan tersebut juga nampak dilakukan oleh KPUD Lamongan.
“Kita sudah lakukan berbagai persiapan, mulai pendaftran parpol, seleksi PPS, PPK dan lainnya. Tapi untuk mengetahui jumlah daftar pemilih yang ada di Kabupaten Lamongan, saat ini masih belum ke tahap itu,” kata Ketua KPUD Lamongan, Imam Ghozali, saat menghadiri acara sosialisasi penyelenggaraan pemilu 2019 di Hall Grand Mahkota hotel. Rabu (25/10)
Dikatakan Imam, bahwa persyaratan DPT wajib melengkapi dokumen administrasi pribadi yakni E-KTP sebagai syarat utama untuk dapat menyampaikan hak pilihnya, “Warga harus punya KTP elektronik. Kalau masih menggunakan KTP yang lama sudah gak bisa. Sementara kalau masih belum punya KTP elektronik, bisa diganti dengan surat keterangan dari Disdukpil dan gak boleh surat keterangan dari desa atau lurah,” lanjutnya
Ditanya soal hambatan yang terjadi saat ini yakni lamanya pelayanan pengurusan E-KTP di Lamongan, Imam menjelaskan, “Kita akan terus koordinasi dengan Disdukpil Lamongan, berapa jumlah penduduk yang sudah pegang KTP elektronik dan berapa yang masih proses. Supaya DPT kami bisa akurat. Makanya kalau memang KTP nya belum jadi karena lama atau lainnya, warga harus minta surat keterangan dari Disdukpil,” tandasnya
Di Jawa Timur pemilu akan di adakan dalam waktu dekat yakni pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur Jatim. Berbagai cagub dan cawagub yang di usung dari berbagai parpol terlihat sudah saling merancang strategi kemenangan.
Dalam hal ini, KPUD Lamongan harus bekerja ekstra demi suksesnya penyelenggaraan pemilu mendatang. Salah satu tahapan persiapan pemilu lainnya yang dilakukan KPUD Lamongan yakni sosialisasi penyelenggaraan pemilu 2019 dalam bentuk seminar dengan tema “penyelenggaraan pemilu 2019 sebagai sarana demokrasi rakyat oleh KPUD, yang digelar di Hall Grand Mahkota Hotel. Rabu (25/10). (Vit)

LEAVE A REPLY